
nurulamin.pro, LUWU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan merincikan profil jemaah calon haji (JCH) tahun 2026.
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Luwu, Armin, mengaku total JCH Luwu sebanyak 39 orang.
Jumlah perempuan mendominasi dibanding laki-laki.
"JCH perempuan berjumlah 25 orang, sementara laki-laki 14 orang," akunya kepada nurulamin.pro, Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 14.10 Wita siang.
Armin membeberkan profil JCH Luwu berdasarkan riwayat pendidikannnya.
Jika dirincikan, lulusan SD sebanyak 18 orang, SMP sebanyak 10 orang, SMA 6 sebanyak orang, dan Strata 1 (S1) dengan jumlah 5 orang.
"Pekerjaan PNS 4 orang, Wiraswasta 1 orang, petani 12 orang, dan ibu rumah tetangga 25 orang," ungkap Armin.
Menurut Armin, sebanyak 34 jemaah telah melakukan melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Artinya, masih ada 5 JCH yang belum melakukan pelunasan Bipih.
Armin menyebut, kelima jemaah itu terkendala karena sakit dan meninggal dunia.
"Lima orang yang belum lunas, empat diantaranya sakit dan satu orang wafat dan calon pelimpahannya belum diurus," bebernya.
Kata Armin, pelunasan di bank belum bisa dilakukan sebab menunggu dokumen kelayakan kesehatan dari JCH.
Menurutnya, dua diantara jemaah yang sakit, dalam waktu dekat akan menjalani kemoterapi di Makassar.
"Kemudian dua lagi masih menunggu istithaah (masih dirawat dan operasi). Karena pengecekan kesehatan agak ketat saya liat untuk Haji 2026," ungkapnya.
"Karena, istithaah harus muncul, baru bisa melunasi Bipih haji. Mudah-mudahan sampai pelunasan tahap pertama ini selesai, sudah keluar istithaahnya," tambah Armin
Diketahui, setoran awal JCH untuk mendapat nomor porsi haji sebesar Rp25 juta.
Kemudian untuk tahap pelusanan Rp28 juta.
Kalau tahun lalu, Bipih sekitar Rp62 juta, sekarang Rp53 juta sekian.
Sebelumnya, Kasi Bimas Kemenag Luwu, Baso Aqil Nas, administrasi JCH perlahan sudah mulai rampung, termasuk paspor yang akan digunakan.
"Tinggal lima jemaah yang tadi itu. Karena kita masih menunggu, mudah-mudahan mereka sehat, sampai batas waktu pelunasan itu," jelasnya.
Baso Aqil mengaku, sebanyak 12 orang JCH kategori lansia akan diberangkatkan ke tanah suci, Mekkah.
"Yang kita berangkatkan ini, ada lansia 12 orang. Kemudian yang memunda tahun lalu sisanya. Yang lansia itu, usia paling muda adalah 84 tahun," akunya.
Jelang persiapan keberangkatan, sambung Armin, pihaknya akan mulai melaksanakan manasik haji di tahun depan.
"Manasik inshaAllah sesudah pelunasan, sudah ada mulai prosesnya di tingkat kecamatan. Tingkat kelompok bimbingan. Untuk jadwalnya di tahun depan, tapi kita belum bisa memastikan, karena DIPA nya belum keluar," tandasnya.
Laporan Jurnalis nurulamin.pro, Muh Sauki Maulana
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar