
Rencana Ibadah Misa Natal di Luar Wisma SY
Ramando, pendamping Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Wisma Sahabat Yesus (SY) di Pondok Cina, Kota Depok, mengungkapkan rencananya untuk mengikuti ibadah misa di sebuah gereja terdekat di wilayah Cijantung, Jakarta Timur, pada Kamis (25/12/2025) sore ini. Rencana tersebut diambil setelah keputusan pihak wisma untuk meniadakan ibadah misa Natal yang semula akan digelar di Wisma SY pada Rabu (24/12/2025) malam dan Kamis pagi.
Pembatalan dilakukan setelah muncul dugaan adanya kendala perizinan. Pimpinan Wisma SY, Romo Rudi, memutuskan untuk meniadakan sementara pelaksanaan misa di wisma tersebut. Ramando menjelaskan bahwa dirinya dan sejumlah temannya memilih untuk mengikuti ibadah di luar wisma.
“Kalau saya pribadi, saya akhirnya memutuskan untuk misa sore di tempat lain, begitu. Dan tampaknya teman-teman lain juga banyak yang memutuskan misa sore di luar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis.
Meskipun ibadah misa tidak dilaksanakan di wisma, Ramando bersama rekan-rekannya tetap merayakan Natal pada Rabu malam bersama Romo Rudi. Sekitar 20 mahasiswa berkumpul untuk merayakan Natal dalam suasana kebersamaan. Mereka melakukan acara kumpul, bersilaturahmi, serta menikmati jamuan makanan dan nyanyian.
“Kemarin kami seperti yang saya bilang bahwasanya ada perayaan Natal tapi tidak ada perayaan misa. Jadi ada acara kumpul, bersilaturahmi, dan itu yang kami lakukan semalam dengan jamuan makanan dan nyanyian,” tambahnya.
Wisma SY sebagai Tempat Pendampingan Rohani
Wisma SY menaungi sekitar ribuan mahasiswa dari 14 kampus di wilayah selatan Jakarta. Biasanya, wisma ini menjadi tempat pendampingan rohani bagi mahasiswa, termasuk di bidang spiritual, intelektual, dan persahabatan. Namun, saat ini suasana di wisma terpantau sepi. Hanya sekitar tujuh hingga delapan mahasiswa yang terlihat berada di dalam area wisma.
Di pintu masuk wisma, terpasang sebuah papan pengumuman bertuliskan, “PEMBERITAHUAN: Tidak ada misa mingguan di Wisma SY pada Hari Natal 2025 serta pada hari Sabtu dan Minggu berikutnya.” Pengumuman serupa juga ditempel di beberapa sudut ruangan.
Di bagian tengah wisma, tampak deretan kursi plastik yang tersusun rapi menghadap ke area panggung dengan latar spanduk bertuliskan “Merry Christmas”. Nuansa Natal tetap terasa dengan adanya beberapa pohon Natal lengkap dengan ornamen yang terpasang di sejumlah sisi ruangan.
Di dalam wisma juga terdapat Kapel Adorasi Getsemani yang tercatat telah diberkati oleh Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, pada 2013.
Pembatalan Ibadah Misa dan Respons Wali Kota
Sebelumnya, pelaksanaan ibadah misa di wisma mahasiswa daerah Pondok Cina, Kota Depok, batal dilaksanakan karena dugaan kendala perizinan. Informasi ini muncul pertama kali lewat postingan Instagram @depok24jam, yang menunjukkan sebuah pernyataan resmi dari Keuskupan Agung Jakarta Unit Selatan tentang pembatalan misa Natal dan perayaannya pada tanggal 24-25 Desember 2025.
“Keputusan ini diambil karena adanya kendala kebijakan, perizinan, dan hal-hal lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Kami memahami bahwa ini mungkin merupakan berita yang mengecewakan. Untuk itu, kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan,” mengutip isi postingan, Rabu (24/12/2025).
Menanggapi hal itu, Wali Kota Depok Supian Suri telah menerima laporan soal pembatalan ibadah misa di Wisma Sahabat Yesus (Wisma SY) di Pondok Cina, Depok. Hasil kesepakatan menyimpulkan bahwa pihak wisma yang membatalkan agenda misa dan perayaan Natal pada Kamis (25/12/2025).
“Informasi yang kami dapatkan semua sudah bersepakat tidak ada hal yang intinya bahwa, pihak wisma memang yang membatalkan rencana misa di wisma, tetapi kita terus dalami,” ucap Supian saat ditemui wartawan di Gereja Katolik Paroki Santo Thomas, Rabu (24/12/2025) malam.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar