Jembatan Desa Tanjung Lanjut Rusak, 20 Polisi dan 30 Warga Perbaiki

Jembatan Desa Tanjung Lanjut Rusak, 20 Polisi dan 30 Warga Perbaiki

Kondisi Jembatan yang Memprihatinkan

Jembatan penghubung antara Desa Tanjung Lanjut, Kabupaten Muaro Jambi, dan Desa Kaos, Kabupaten Batanghari, kini dalam kondisi memprihatinkan. Jembatan yang terbuat dari kayu ini merupakan akses vital bagi ribuan warga setempat. Mulai dari anak-anak sekolah hingga petani yang mengangkut hasil pertanian ke pasar, semua bergantung pada jembatan ini untuk beraktivitas sehari-hari.

Kondisi jembatan yang tidak stabil menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan masyarakat. Untuk itu, Polres Muaro Jambi melalui Polsek Sekernan bersama Sat Brimob Polda Jambi dan masyarakat Desa Tanjung Lanjut melakukan renovasi jembatan di RT 03, Dusun Sribulan, Desa Tanjung Lanjut, Kecamatan Sekernan.

Upaya Perbaikan Infrastruktur

Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan melalui Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, menjelaskan bahwa renovasi jembatan ini adalah bentuk kepedulian Polres Muaro Jambi terhadap keselamatan masyarakat. Ini juga menjadi komitmen dalam menjalankan instruksi Presiden terkait percepatan perbaikan infrastruktur vital.

"Perbaikan jembatan ini penting agar anak-anak sekolah dan warga yang membawa hasil pertanian dapat melintasi jalur ini dengan aman, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari," ujar Kapolres melalui Kapolsek.

Renovasi dimulai pukul 13.00 WIB dengan melibatkan 11 personel Brimob, 9 personel Polsek Sekernan, perangkat desa, serta sekitar 30 warga dari dua desa. Gotong royong dilakukan dengan membongkar papan jembatan yang sudah lapuk dan menggantinya dengan papan baru, sehingga jalur kembali aman dan nyaman dilintasi.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Pemerintah desa menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Polres Muaro Jambi. Jembatan ini digunakan oleh lebih dari 400 kepala keluarga, termasuk anak-anak sekolah dan distribusi hasil pertanian warga. Renovasi ini menjadi langkah awal menuju pembangunan jembatan permanen di masa mendatang.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan menunjukkan sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat. Renovasi ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jembatan, memperlancar mobilitas warga, anak-anak sekolah, serta distribusi hasil pertanian, sekaligus menegaskan komitmen Polres Muaro Jambi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur vital demi keselamatan masyarakat.

Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Perbaikan

Proses perbaikan jembatan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Warga dari kedua desa turut serta dalam pekerjaan, baik dalam proses pembongkaran maupun pemasangan papan baru. Hal ini menunjukkan rasa tanggung jawab dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan mereka sendiri.

  • Masyarakat bekerja sama dalam memperbaiki jembatan.
  • Partisipasi aktif dari warga mencerminkan semangat gotong royong.
  • Kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat memberikan hasil yang maksimal.

Harapan Masa Depan

Dengan adanya renovasi ini, diharapkan jembatan bisa menjadi lebih tahan lama dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, perbaikan infrastruktur ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan