Jembatan Manyar Gresik Siap Digunakan Saat Nataru

Jembatan Manyar Gresik Siap Digunakan Saat Nataru

Progres Pembangunan Duplikasi Jembatan Manyar di Gresik

Pembangunan duplikasi Jembatan Manyar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, hampir selesai. Jembatan ini berada di jalur pantura yang ramai dengan lalu lintas kendaraan. Jembatan ini menghubungkan beberapa kecamatan seperti Kecamatan Bungah, Sidayu, Ujungpangkah, dan Panceng.

Target penyelesaian proyek ini adalah akhir Desember 2025, sehingga jembatan baru ini bisa langsung digunakan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Warga Ujungpangkah, Gresik, berharap jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan.

Azmi, seorang warga Ujungpangkah, menyampaikan harapan agar jembatan baru ini segera selesai. Setiap hari, ia melintasi jalan raya pantura Manyar menuju tempat kerjanya di Gresik kota. "Mudah-mudahan segera selesai, biar lebih lancar kalau pulang," ujarnya.

Target Penyelesaian Akhir Desember 2025

Pengawas lapangan proyek Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) JatimBali, Joko Sanjaya, mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Manyar telah mencapai 93 persen dari target akhir Desember 2025. Jembatan ini merupakan penghubung jalur logistik Jalan Lintas Utara (Jalur Pantura) Jawa Timur.

Jembatan Manyar dibangun dengan panjang bentang 80 meter. Menurut Joko, pengerjaan proyek ini terus dikebut guna mengejar target akhir Desember 2025. Saat ini, para pekerja sedang mengerjakan bagian trotoar jembatan.

Pengerjaan Aspal Jembatan

Selanjutnya, pekerja akan melakukan pengerjaan aspal lantai jembatan hingga pengerjaan parapet atau pagar jembatan. "Terakhir pengaspalan AC-WC (Asphalt Concrete - Wearing Course), proses pelapisan aspal paling atas yang berfungsi sebagai permukaan jalan yang langsung bersentuhan dengan kendaraan," jelasnya.

Menurut dia, ini menjadi pengerjaan bagian terakhir sebelum dilakukan loading test atau uji kekuatan dan ketahanan jembatan dengan memberikan beban langsung, baik secara statis maupun dinamis. "Setelah rampung pengerjaan akan dilakukan loading test. Itu dilakukan untuk mengetahui kapasitas jembatan," paparnya.

Peninjauan oleh Menteri PU

Sebelumnya, Jembatan Manyar ini turut ditinjau oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, beberapa waktu lalu. Jembatan Manyar ini diproyeksikan sebagai infrastruktur strategis dalam mendukung konektivitas kawasan industri dan jalur logistik nasional.

Fungsi Strategis Jembatan Manyar

Jembatan Manyar tidak hanya menjadi penghubung antar wilayah, tetapi juga berperan penting dalam memfasilitasi arus logistik dan transportasi. Dengan penyelesaian proyek ini, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi perjalanan bagi masyarakat sekitar serta pengusaha yang menggunakan jalur tersebut.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan