
Jembatan di Klaten Ambles, Akses Penghubung Menuju Gunungkidul Terganggu
Sebuah jembatan yang berada di dekat Pasar Gempol, tepat di perbatasan Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, dan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, ambles pada Jumat (2/1/2026). Jembatan ini termasuk dalam wilayah administratif Desa Karangturi dan menjadi jalur utama penghubung antara Klaten dengan Gunungkidul, DIY.
Ketika salah satu sisi jembatan ambles, akses kendaraan langsung terganggu. Hal ini juga membahayakan pengguna jalan, terutama karena kondisi jembatan yang tidak stabil. Pemerintah kecamatan bersama TNI dan Polri segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengevaluasi situasi dan memastikan keselamatan warga.
Untuk alasan keselamatan, jembatan tersebut ditutup sementara. Jembatan ini berada tepat di atas Kali Dengkeng, sungai besar yang debit airnya cukup fluktuatif. Lokasinya juga dikenal sebagai jalur menuju Clongop, Gunungkidul, yang sering dilalui oleh kendaraan.
Kerusakan Sudah Lama Terjadi dan Diperparah Aktivitas Truk
Kepala Desa Kadilanggon, Sri Agung Sukowijoyo, membenarkan adanya kerusakan serius pada jembatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya salah satu sisi bagian bawah jembatan memang sudah mengalami longsor. Menurutnya, kerusakan itu bukanlah kejadian baru dan telah berlangsung selama sekitar empat tahun terakhir.
Kondisi jembatan semakin memburuk karena beberapa waktu lalu sering dilalui truk-truk pengangkut material untuk pembangunan tol. Beban berat kendaraan diduga mempercepat kerusakan struktur jembatan. Pemerintah desa telah melaporkan kondisi tersebut ke dinas terkait sejak sebelumnya. Namun hingga kini, perbaikan menyeluruh belum terealisasi.
Jembatan Ditutup Total, Warga Dialihkan ke Jalur Alternatif
Agung menegaskan saat ini jembatan tersebut tidak bisa dilewati sama sekali oleh kendaraan. Penutupan dilakukan demi mencegah risiko kecelakaan yang lebih besar. Ia juga menyampaikan jalur alternatif bagi warga yang biasa melintas dari Wedi menuju Gunungkidul.
“Saat ini tidak bisa dilewati. Kalau dari arah Wedi menuju ke Gunungkidul bisa melalui jalan yang ada di Desa Pesu, Kecamatan Wedi, jembatan merah di Desa Kragilan,” jelas Agung.
Sementara itu, Kepala DPUPR Klaten, Suryanto, menjelaskan penyebab teknis kerusakan jembatan. Menurutnya, kondisi abutment atau struktur penyangga jembatan ambles dan pecah. “Untuk detailnya sedang kami cek,” jelas Suryanto.
Perlu Tindakan Cepat dan Perbaikan Berkala
Kondisi jembatan yang ambles menunjukkan pentingnya perawatan berkala dan pemeriksaan rutin terhadap infrastruktur jalan raya. Selain itu, perlu adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Dengan penutupan sementara jembatan, warga harus mencari jalur alternatif yang aman. Meski demikian, penutupan ini tetap menjadi langkah preventif untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar