Jens Raven Menangis, Timnas U-22 Gagal di SEA Games, Indra Sjafri Akui Tanggung Jawab

Kegagalan Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025

Timnas U-22 Indonesia gagal mempertahankan medali emas di ajang SEA Games 2025. Hasil ini menjadi kekecewaan besar bagi para pemain dan pelatih, terutama setelah hanya mampu mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1 dalam pertandingan terakhir grup C.

Pada laga tersebut, Timnas U-22 Indonesia tidak berhasil menggeser Malaysia yang lolos sebagai runner-up grup terbaik dari Grup B. Malaysia berhak melangkah ke semifinal karena unggul selisih gol dibandingkan Timnas U-22 Indonesia.

Di klasemen akhir grup, Malaysia mencetak empat gol dan kebobolan tiga gol, sedangkan Timnas U-22 Indonesia mencetak tiga gol dan kemasukan dua gol. Meskipun sama-sama mengoleksi tiga poin, Malaysia memiliki keunggulan dalam perbandingan gol.

Setelah pertandingan, pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menyatakan bahwa kegagalan ini adalah tanggung jawabnya sendiri. Ia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas hasil yang tidak memuaskan.

Pertama kita tidak lolos grup secara teknis orang yang paling bertanggung jawab adalah saya. Jadi saya minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia dan secara teknis saya ulangi lagi ini tanggung jawab saya, ujarnya.

Kegagalan Timnas U-22 Indonesia di fase grup menjadi prestasi terburuk sejak 2009 silam. Ini menandai penurunan yang signifikan dalam performa tim nasional.

Pemain Garuda Muda Menangis

Kegagalan ini membuat para pemain Garuda Muda tampak sangat kecewa. Salah satu pemain yang paling merasakan kekecewaan adalah Jens Raven. Ia terlihat menangis terisak-isak di tengah lapangan hingga kemudian ditenangkan oleh rekan-rekannya.

Jens Raven masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 dan tampil sangat apik. Ia berhasil mencetak dua gol pada menit 89 dan 90+5, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Toni Firmansyah pada menit ke-45.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan tersebut, Timnas U-22 Indonesia menunjukkan performa yang cukup baik, terutama di babak kedua. Namun, mereka tidak mampu memperbaiki posisi di klasemen grup. Hal ini membuat mereka harus pulang dengan tangan kosong setelah gagal melangkah ke semifinal.

Sementara itu, Vietnam yang keluar sebagai juara grup B akan menghadapi Filipina, juara grup C. Thailand, sebagai tuan rumah, akan bertemu dengan Malaysia, yang menjadi runner-up terbaik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan