Toyota Kembali Hadir di Reli Dakar dengan Banyak Kendaraan
Toyota kembali menunjukkan kekuatannya dalam Reli Dakar, yang kali ini diselenggarakan di Arab Saudi. Selain tim-tim besar, beberapa pereli independen juga mempercayai kendaraan Hilux T1 yang telah terbukti tangguh dalam berbagai medan. Dalam kelas Ultimate, sebanyak 19 mobil terdaftar sebagai peserta.
Toyota Afrika Selatan, yang bertanggung jawab atas pengembangan Hilux, telah melakukan peningkatan pada detail mobil tersebut. GR Hilux IMT Evo kini memiliki ketangguhan yang lebih baik, kenyamanan kokpit yang ditingkatkan, serta kinerja yang mumpuni di medan berpasir.
"Program pengujian kami dengan GR Hilux IMT Evo terbaru sangat ekstensif," ujar Team Principal Shameer Variawa. "Kami menyempurnakan setiap detail semaksimal mungkin."
Toyota Gazoo Racing W2RC awalnya berencana untuk mengirimkan empat mobil yang dikemudikan oleh pasangan-pasangan seperti Juan Cruz Yacopini/Daniel Oliveiras, Saood Variawa/Francois Cazalet, Guy Botterill/Oriol Mena, dan Joao Feirreira/Filipe Palmeiro. Namun, akhirnya hanya tiga mobil yang akan berada di bivak di Arab Saudi.

Dakar
Kenapa Reli Dakar Tidak Lagi Digelar di Afrika

Dakar
Carlos Sainz Sr Sempurnakan Mesinnya Jelang Dakar 2026
Beberapa hari sebelum Natal, Yacopini mengalami kecelakaan serius di Argentina, negara asalnya. Saat itu, dia sedang menghabiskan waktu di sebuah danau bersama teman-temannya. Menurut laporan dari Argentina, Yacopini melompat ke dalam air dan kepalanya terbentur. Akibatnya, dia mengalami cedera tulang belakang.
Yacopini sadar di rumah sakit, tetapi sejauh mana cedera pada tulang belakangnya belum diketahui. Toyota memutuskan untuk menarik mobil Yacopini dan tidak mencalonkan pembalap pengganti. Oleh karena itu, tandemnya, Oliveiras, juga tidak akan turun sebagai navigator.
"Dia sudah seperti saudara bagi saya. Yang terpenting adalah kesembuhan Juan," kata Oliveiras. Karena ketidakpastian cedera yang dialaminya, pereli asal Spanyol ini juga mengatakan, "Ada kemungkinan dia tidak akan pernah bisa membalap di level tertinggi lagi."
Al-Rajhi/Gottschalk Kembali Berlaga
Di antara para pesaing di kubu Toyota adalah Yazeed Al-Rajhi dan Timo Gottschalk, yang kembali membalap untuk tim Overdrive. Sebagai juara bertahan, Hilux mereka menyandang nomor start 201. Setelah memenangi Dakar, mereka mengalami tahun yang penuh pasang surut.
Pada April lalu, terjadi kecelakaan serius di Reli Yordania. Al-Rajhi mengalami patah dua tulang belakang dan Gottschalk juga mengalami cedera punggung. Keduanya telah pulih dan kembali berkompetisi.
Meski tersingkir dari Reli Maroko, mereka baru-baru ini memenangi Bajas yang lebih kecil di Arab Saudi, yaitu Qassim Baja dan Jeddah Baja. "Setelah kecelakaan di Yordania, saya sudah lama tidak mengendarai mobil reli," kenang Gottschalk.
Namun pereli asal Jerman ini dengan cepat meyakinkan: "Tentu saja saya merasa baik. Saya sudah mendapat izin dari dokter, punggung saya terasa nyaman dan saya sudah menempuh jarak yang cukup jauh dengan motor saya."
Overdrive memiliki total tiga Hilux di awal. Selain Al-Rajhi/Gottschalk, mereka adalah Hernan Garces/Juan Pablo Latrach dari Chili dan Ronan Chabot/Gilles Pillot dari Prancis. Namun, mereka tidak memiliki versi terbaru dari Hilux seperti para juara bertahan.
Tim Swasta Baru Mengandalkan Toyota
Ada tim swasta baru di garis depan yang mengandalkan Toyota: Energylandia dari Polandia. Eryk Goczal membuat sensasi di tahun 2023 ketika ia menjadi pembalap termuda yang memenangkan tahapan di kelasnya. Ia juga meraih kemenangan secara keseluruhan di kelas T4 side-by-side.
Pada tahun 2024, keluarga Goczal berkompetisi di kelas Challenger T3, tetapi kendaraan mereka didiskualifikasi karena masalah teknis. Pada tahun 2025, mereka absen di Arab Saudi. Sekarang keluarga Goczal menyerang di kelas Ultimate. Ayah Eryk, Marek, dan pamannya, Michal, juga mengendarai Hilux.
Toyota telah meraih total empat kemenangan secara keseluruhan di Reli Dakar. Nasser Al-Attiyah menang pada tahun 2019, 2022 dan 2023, serta Al-Rajhi pada tahun 2025.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar