
Ringkasan Berita:
- Malik (24), juru parkir, mengalami dua luka tusuk di punggung.
- Teman korban berinisial D (David), kini dalam pengejaran polisi.
- Korban menolak diajak mencuri, pelaku diduga sakit hati.
nurulamin.proMalik (24) terkapar setelah ditusuk temannya sendiri, D hingga kini dirawat di rumah sakit.
Malik merupakan seorang juru parkir di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang menjadi korban penganiayaan.
Keluarga menyebut jika Malik menjadi korban penganiayaan karena diduga menolak saat diajak temannya mencuri.
Kini D sedang dalam pengejaran polisi.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Vanai, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Sabtu dini hari (10/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam peristiwa ini Malik menderita dua luka tusuk di bagian punggung.
Setelah melakukan aksi penusukan tersebut, pelaku D langsung kabur melarikan diri.
Menurut keterangan Niken, kerabat korban, motif pelaku melakukan penganiayaan karena korban menolak diajak mencuri.
"Pelaku namanya David, pelaku ini mau mengajak korban mencuri, tapi korban tidak mau," ungkap Niken pada Tribunsumsel.com, Minggu (11/1/2026).
Diduga karena sakit hati pelaku kemudian mengintai korban, saat korban hendak pulang ke rumah, korban ditusuk dua liang dari belakang.
"Memang sebelum kejadian ini, korban pernah diancam sama pelaku, pelaku mau menusuk korban," ujarnya.
Malik diserang secara tiba-tiba, tanpa sempat melakukan perlawanan.
Pelaku meninggalkan korban terkapar dalam kondisi luka parah.
Malik pun berteriak minta tolong, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan.
"Korban dilarikan ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis intensif," ujarnya.
Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Rodiman mengatakan bila anggotanya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut dan korban sudah didatangi dan dimintai keterangan.
"Kemaren anggota piket sudah kelapangan, untuk pelaku masih dalam pengejaran anggota," ungkapnya.
Cara mencari teman yang baik
Disadur dari Relationship via Tribun Medan melalui berbagai sumber, berikut tipe orang yang cocok kamu jadikan sebagai sahabat.
1. Sahabat yang Bisa Diandalkan
Dia yang benar-benar jadi sahabat tidak akan menjauh meski kamu tengah ditimpa problem.
Dia akan benar-benar loyal dan setia kepadamu disaat apapun.
Bisa jadi, teman-teman yang lainnya hanya datang jika saatnya senang dan menguntungkan bagi mereka.
Tapi para sahabat sejati, tak akan menjauh jika kamu membutuhkan pertolongan mereka.
Sahabat macam ini bakal awet. Walaupun ada jarak dan jarang berkomunikasi, ia akan tetap jadi sahabatmu yang selalu menyambutmu dengan tangan terbuka.
2. Sering Melupakan Kebaikan Orang
Sebagai manusia tidak ada yang sempurna. Kadang ada salah dan lupa.
Tapi teman yang layak kamu jadikan sahabat tak akan malas memberimu saran dan nasihat baiknya.
Sepanjang hidupmu, pastinya kamu sudah banyak mendapat kritik dan komentar dari orang lain.
Ada yang mengkritik secara agresif, kritik yang objektif, ataupun hanya sekadar ingin mempermalukanmu dan menjatuhkanmu.
Orang-orang yang kerap mengkritikmu secara objektif, dan mau mengingatkan perbuatanmu yang salah, adalah calon sahabatmu yang baik kelak yang mungkin harus kamu pertimbangkan.
Orang-orang seperti ini, biasanya adalah orang yang adil, baik terhadap kamu ataupun dirinya sendiri.
Mereka tak segan mengoreksimu dan mereka juga tak segan dikoreksi olehmu.
Sebuah hubungan yang menguntungkan, karena kalian saling membangun satu sama lainnya.
Mereka tak ingin dirimu terbuai dan merasa eksklusif karena gelar, nama, jabatan, dan kekayaan.
Mereka tak mau melihatmu menjadi manusia yang buruk lakunya dan menjadi-jadi dalam berbuat kesalahan.
Kalau ada teman yang pura-pura ramah dan baik di depanmu, tapi di belakang menjatuhkanmu dan memperburuk citramu, pikir-pikir deh menjauh darinya.
Manusia seperti itu tidak akan cocok dijadikan sahabat sejati.
Ia hanya memanfaatkan kamu untuk keinginannya atas ketidakmampuannya.
Setelah merasa dia mampu dan hebat, dia akan meninggalkanmu dan mencari sahabat lain untuk kepuasan dirinya.
Orang seperti ini tidak akan punya sahabat sejati karena penuh dengan kebohongan, sandiwara yang dia tutupi.
3. Punya Pemikiran, Sifat dan Watak yang Hampir Sama Walau Baru Bertemu
Kadang ada saja orang yang baru bertemu sudah punya kecocokan. Enak diajak ngobrol dan jalan.
Dia lebih menghargaimu dan merasa melindungimu dengan semampunya.
Terbuka dengan kepribadiannya dan bisa saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing.
4. Bisa Dipercaya
Dia tak akan mudah mengumbar kekurangan atau kejelekan yang kamu punya pada orang lain.
Ia akan menjaga jati dirimu. Orang seperti itu merupakan teman yang pantas kamu nobatkan sebagai sahabat.
Mereka hampir tetap terbuka dan tidak pernah berbohong. Walau salah, dia akan jujur dan mau menerima resiko atas kekeliruannya.
Dia akan bangga jika melihat dirimu bangkit dan semakin sukses. Bukan sebaliknya menertawakan kesusahanmu dan berusaha menjatuhkanmu.
Bagi dirinya tidak ada dengki dan cemburu buta atas kesuksesan orang.
Inilah sahabat yang tidak pernah mengingkari ucapannya, yang bikin kamu respect sama komitmen.
5. Sahabat yang Bersedia Menjadi Rekan Seperjuangan
Di antara sedemikian banyaknya teman-temanmu, pastinya ada mereka yang kurang mampu, baik secara finansial, ataupun secara fisik.
Tak lantas menyerah pada takdir, mereka berjuang dengan sekuat tenaga melawannya dan mengukir masa depannya dengan hal positif.
Mereka adalah orang-orang yang nggak akan mengingatkanmu untuk berjuang, tapi perjuangan mereka akan memacu semangat juangmu, walaupun tidak lewat jalan yang sama.
Kamu pun akan banyak bersyukur karena kamu masih diberi kecukupan, dibanding dengan temanmu yang berbeda nasib.
Memperhatikan langkah mereka bakal menjadi inspirasi tersendiri bagi perjuangan yang kamu lakoni saat ini.
6. Peduli dengan Tidak Berpura-pura
Salah satu sahabat yang paling nyenengin dan pasti kamu butuhkan, adalah sahabat yang peduli dan pengertian kepadamu.
Seberat apapun tekanan dan beban hidup ini yang bikin kamu lelah atau pun stres, bakal sirna dengan adanya orang yang bisa kamu ajak bicara dari hati ke hati.
Senangnya kalau ada sahabat yang bisa menopang emosimu yang selalu mengingatkanmu untuk tetap berpikir positif dengan tanpa berpura-pura.
Sahabat yang baik akan membantumu meraih hal-hal besar dalam hidupmu, yang mungkin saat ini tidak tergapai oleh tanganmu yang kecil karena tingginya mimpi itu.
Namun, dengan bantuan mereka, mimpi kalian bisa mencapai kesuksesan yang besar dengan bersama-sama, tanpa melupakan satu sama lainnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar