
Peristiwa Pelemparan Batu di Tol Solo-Jogja Menggemparkan Warga
Beberapa kendaraan yang melintas di jalan tol Solo-Jogja menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal. Kejadian ini terjadi di sekitar KM25, yang masuk wilayah Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten. Peristiwa ini diperkirakan berlangsung pada malam hari saat arus lalu lintas masih cukup ramai. Kendaraan yang menjadi korban tidak hanya bus, tetapi juga mobil pribadi.
Aksi ini dinilai sangat membahayakan karena terjadi di jalur tol dengan kecepatan tinggi. Bahkan batu berukuran kecil sekalipun berpotensi menyebabkan kecelakaan serius. Peristiwa ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian setempat.
Video Viral di Media Sosial Perlihatkan Kaca Bus Pecah
Video kejadian pelemparan batu tersebut beredar di media sosial beberapa hari setelah peristiwa terjadi. Rekaman diunggah oleh akun Instagram @infocegatanklaten dan langsung menyita perhatian warganet. Dalam video tersebut terlihat kaca bagian belakang salah satu bus pecah akibat lemparan batu. Kerusakan cukup jelas terlihat meski tidak menimbulkan korban luka. Video ini kemudian menjadi dasar awal bagi polisi untuk menindaklanjuti laporan.
Penyebaran video membuat kasus ini semakin cepat diketahui publik. Polisi pun bergerak melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Sisir CCTV Sekitar Lokasi
Kasatreskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik pelemparan batu. Selain itu, aparat juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar ruas tol tersebut. Namun, hasil penyisiran CCTV belum membuahkan petunjuk berarti.
“Kami juga menyisir CCTV di antara lokasi itu dan memang tidak ada CCTV yang mengarah ke lokasi para pelaku,” kata Kasatreskrim saat ditemui di Polres Klaten, Selasa (30/12/2025). Polisi terus mengumpulkan informasi tambahan dari berbagai pihak. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap pelaku.
Diduga Batu Dilempar dari Area Calon Rest Area
Kasatlantas Polres Klaten AKP Wendi Andranu membenarkan adanya peristiwa pelemparan batu tersebut. Ia menyebut lokasi kejadian berada di sekitar KM25 yang berdekatan dengan calon rest area di wilayah Desa Demakijo dan Jagalan. Jalur tersebut mengarah ke Solo dan kerap dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi. Diduga, batu dilemparkan dari area sisa konstruksi rest area yang masih dalam tahap pembangunan.
“Jumlah pastinya kami belum tahu karena setelah kejadian kendaraan langsung melanjutkan perjalanan,” kata Wendi. Pasca kejadian, patroli di jalur tol dan area sekitar langsung diintensifkan. Polisi menilai tindakan ini sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan.
Akses Ditutup dan Satgas Khusus Dibentuk untuk Pengamanan
Kepala Desa Demakijo, Ery Karyatno, mengatakan peristiwa pelemparan batu diperkirakan terjadi pada Kamis (25/12/2025) malam. Pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, dan pihak Jasa Marga keesokan harinya. Hasil koordinasi menyepakati penutupan akses menuju calon rest area menggunakan kawat berduri. Selain itu, dipasang lampu penerangan di area terowongan samping rest area yang sebelumnya gelap.
“Sekaligus di situ kami bentuk tim Satgas khusus kaitannya dengan pengamanan di titik lokasi terutama di wilayah Demakijo,” kata Ery. Patroli gabungan rutin dilakukan sejak Jumat (26/12/2025) malam. Warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas di area calon rest area demi mencegah kejadian serupa.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar