Kepala Desa di Sulawesi Selatan Ikuti Jambore untuk Pengembangan Potensi Desa
Ribuan kepala desa se-Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti Jambore Kepala Desa di Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontorannu, Kabupaten Gowa. Salah satu peserta yang hadir adalah Saenal Budi, Kepala Desa Curio, Kabupaten Enrekang.
Saenal Budi menjelaskan bahwa ia telah mengikuti retret ini selama dua hari. Selama masa retret, para peserta diberikan berbagai materi penting terkait pengelolaan dan pembangunan desa. "Saya sudah dua hari di sini. Ada banyak materi yang diberikan, seperti koperasi, pengelolaan keuangan, termasuk besok akan ada materi pertanian dari kementerian langsung," ujarnya saat dihubungi.
Selain itu, peserta juga diajarkan untuk lebih disiplin dalam menjalani kegiatan. Saenal menyebutkan bahwa setiap peserta diwajibkan bangun lebih pagi untuk mengikuti apel dan salat subuh. "Jam 3 pagi kita sudah disuruh bangun untuk apel, lalu salat subuh. Di sini kita diajarkan disiplin," tambahnya.
Retret ini dinilai sangat bermanfaat bagi para kepala desa dalam mengembangkan potensi desa yang ada. Mulai dari pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) hingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di desa. "Kalau pribadi, saya merasa sangat bermanfaat jika kepala desa benar-benar menerapkan materi yang diberikan di desa nanti. Mulai dari pengelolaan keuangan, pengembangan potensi, di sini sangat detail diajarkan," jelasnya.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka kegiatan ini dengan mengenakan seragam loreng-loreng ala panglima. Ia juga membawa tongkat komando sebagai simbol kepemimpinan. Dalam pidatonya, ia memberikan wejangan kepada ribuan kepala desa yang hadir.
Tidak hanya gubernur, beberapa jajaran kepala daerah juga turut hadir dengan menggunakan setelan militer. Antara lain, Bupati Pangkep M Yusran Lalogau, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman. Hadir juga Bupati Wajo Andi Rosman, Bupati Soppeng Suwardi Haseng, dan Bupati Bantaeng Andi Fathul Fauzi Nurdin. Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, juga mengenakan setelan militer dalam acara tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel, Muh Saleh, menyampaikan bahwa jumlah peserta retret mencapai sekitar 1.900 kepala desa. Beberapa di antaranya tidak hadir karena alasan kesehatan, izin, atau umroh. Kepala desa sudah tiba sejak Kamis (11/12/2025) untuk registrasi dan pembagian kamar. Retret ini berlangsung hingga Minggu (14/12/2025).
Kegiatan ini diisi oleh pembekalan dan ceramah dari kementerian, baik secara langsung maupun melalui perwakilan. Muh Saleh menekankan bahwa retret menjadi ruang pengembangan kapasitas bagi para kepala desa. Mereka merupakan garda terdepan representasi pemerintah di masyarakat.
Selain pelatihan, retret juga menjadi ajang silaturahmi antar kepala desa. Semua akomodasi ditanggung oleh Pemprov Sulsel.
Materi yang Disampaikan Selama Retret
- Koperasi: Peserta diajarkan cara membangun dan mengelola koperasi di tingkat desa.
- Pengelolaan Keuangan: Materi tentang pengelolaan keuangan desa secara transparan dan efisien.
- Pertanian: Dari kementerian langsung, peserta mendapatkan pengetahuan tentang pengembangan sektor pertanian.
- Disiplin: Peserta diwajibkan mengikuti rutinitas pagi mulai dari jam 3 pagi hingga salat subuh.
- Program Pemerintah: Peserta diberikan pemahaman tentang program pemerintah pusat dan provinsi.
Peserta dan Jadwal Kegiatan
- Kepala desa datang sejak Kamis (11/12/2025) untuk registrasi dan pembagian kamar.
- Retret berlangsung hingga Minggu (14/12/2025).
- Acara diisi oleh pembekalan dan ceramah dari kementerian, baik hadir langsung maupun diwakili.
Peran Kepala Desa dalam Pembangunan
- Kepala desa merupakan garda terdepan representasi pemerintah di masyarakat.
- Mereka bertugas membangun desa dengan memanfaatkan SDA dan SDM yang ada.
- Retret menjadi wadah untuk pengembangan kapasitas dan silaturahmi antar kepala desa.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar