Kadispenal Akui Oknum TNI AL Lakukan Penganiayaan di Depok

Penyelidikan Terhadap Oknum Anggota TNI AL yang Diduga Terlibat Penganiayaan

Seorang oknum anggota TNI AL, yaitu Serda M, diketahui menjadi salah satu terduga pelaku penganiayaan terhadap dua pria di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Hal ini diungkapkan oleh Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul dalam keterangannya.

“TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban terkait insiden penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Jumat dini hari (2/1),” ujarnya dalam pernyataannya, Sabtu (3/1).

Menurut Tunggul, Serda M memang menjadi salah satu terduga pelaku dalam peristiwa tersebut. “Bahwa benar salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” tambahnya.

Awal Peristiwa dan Tindakan yang Dilakukan

Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai bahwa dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya diduga akan melaksanakan transaksi ilegal. Dalam situasi tersebut, Serda M dan sejumlah warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan terhadap kedua korban.

Akibat dari tindakan tersebut, satu orang korban meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan kekecewaan terhadap tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AL.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

TNI AL melalui Polisi Militer Kodaeral III telah mengamankan terlapor Serda M. Selain itu, pihak TNI AL juga telah menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis.

“Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer,” jelas Tunggul.

Pernyataan TNI AL Mengenai Insiden Ini

TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional. Selain itu, TNI AL juga berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” tutupnya.

Tindakan yang Diambil Oleh Pihak TNI AL

Dalam rangka menangani insiden ini, TNI AL telah mengambil beberapa langkah penting. Pertama, pihak TNI AL langsung mengamankan Serda M sebagai terduga pelaku. Selanjutnya, pihak TNI AL juga menyerahkan berkas perkara kepada polisi militer untuk diproses lebih lanjut.

Selain itu, TNI AL juga memberikan pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa mereka tidak akan mengabaikan insiden ini. Pihak TNI AL berkomitmen untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Kesimpulan

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi TNI AL. Meskipun sudah ada tindakan yang diambil, masyarakat tetap menantikan hasil akhir dari proses hukum yang sedang berlangsung. TNI AL berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil, sehingga dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan