Kagum! Vietnam Bantu Pemain Laos yang Cedera Saat Lawan Malaysia di SEA Games 2025


Skuad Timnas U-22 Vietnam memberikan dukungan penuh kepada kapten Timnas U-22 Laos yang mengalami cedera parah selama ajang SEA Games 2025. Tindakan tersebut menunjukkan sikap sportif dan persaudaraan antar negara tetangga.

Pertandingan antara Vietnam dan Laos berlangsung dalam laga pertama Grup B, yang digelar pada Rabu (3/12/2025) di Stadion Rajamangala, Bangkok. Meski pertandingan terasa sengit, Vietnam berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

Selanjutnya, Vietnam akan menghadapi Malaysia dalam laga terakhir Grup B. Malaysia juga telah meraih poin penuh setelah mengalahkan Laos dengan skor 4-1 pada Sabtu (6/12/2025). Dengan demikian, pertemuan antara Vietnam dan Malaysia menjadi partai penentu untuk melaju ke babak semifinal.

Menjelang pertandingan penting ini, para pemain Timnas U-22 Vietnam melakukan sesi latihan di Stadion RBAC, Bangkok, Thailand. Latihan tersebut berjalan dengan kondusif dan menunjukkan tekad kuat dari seluruh tim untuk memperoleh tiket ke semifinal.

Pelatih Kim Sang-sik mendapatkan sinyal positif karena tidak ada pemain utama yang mengalami cedera. Gelandang Nguyen Xuan Bac, yang sempat meninggalkan lapangan lebih awal saat melawan Laos, kembali berlatih pada hari Selasa (7 Desember) dan sedang kembali ke ritme permainannya.

Sebelum sesi latihan, para pemain juga menjalani latihan fisik tambahan di pusat kebugaran hotel, bimbingan oleh asisten pelatih Yoon Dong-hun. Pada sesi latihan sore hari, staf pelatih fokus pada penerapan strategi taktis dan meninjau performa setiap posisi untuk menentukan susunan pemain terbaik jelang pertandingan melawan Malaysia.

Nguyen Nhat Minh, seorang bek Timnas U-22 Vietnam, berbagi pengalamannya setelah menyaksikan pertandingan antara Malaysia dan Laos. Ia mengatakan bahwa Malaysia bermain sangat baik dan menunjukkan kekuatan fisik yang prima. Menurutnya, gaya permainan Malaysia sangat kuat, sehingga Vietnam harus tetap waspada dan menjaga formasi yang stabil.

Ketika ditanya tentang peluang untuk bersaing memperebutkan posisi puncak Grup B, Nguyen Nhat Minh berkomentar: "Kedua tim memiliki 3 poin, jadi peluangnya 50-50." Ia menegaskan bahwa Vietnam telah mempersiapkan diri secara matang dan yakin akan meraih hasil terbaik.

"Kekuatan terbesar Timnas U-22 Vietnam adalah solidaritas," ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa jika bisa berkontribusi melalui serangan sayap atau assist seperti sebelumnya, ia sangat ingin melakukannya untuk membantu tim meraih hasil yang baik.

Nguyen Nhat Minh juga bercerita bahwa skuad Vietnam bertemu dengan Timnas U-22 Laos di hotel. Para pemain Vietnam datang untuk menyemangati pemain Laos, Phetdavanh Somsanid, yang mengalami cedera patah kaki dalam pertandingan melawan Malaysia.

"Sebagai pemain, kami turut bersimpati. Kami ingin mengirimkan dukungan agar ia segera pulih," ujar Nguyen Nhat Minh. Menurut jurnalis Minh Hai, Komite Eksekutif Vietnam juga memberikan bantuan senilai 300 dolar AS (sekitar Rp5 juta) kepada pemain tersebut.

Phetdavanh Somsanid sangat tersentuh oleh dukungan dan hadiah dari skuad Vietnam. Ia menganggap tindakan tersebut sebagai tindakan kasih sayang yang menunjukkan persaudaraan antara kedua bangsa, Vietnam dan Laos.

Timnas U-22 Vietnam masih memiliki waktu 3 hari untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi pertandingan penentuan melawan Malaysia. Mengingat posisi mereka yang kurang menguntungkan dalam hal perolehan poin tambahan dibandingkan tim lawan, Kim Sang-sik dan timnya wajib menang untuk mengamankan posisi puncak klasemen.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan