
Penjualan Tiket Kereta Api Selama Masa Nataru
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa sebanyak 3,38 juta tiket telah terjual selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlangsung dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Data ini mencerminkan tingginya permintaan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api.
Secara rinci, penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2,83 juta tiket, yaitu sebesar 102,8% dari kapasitas total 2,7 juta tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 548.932 tiket atau setara dengan 73,7% dari total 745.056 tempat duduk.
Okupansi kereta api jarak jauh yang melebihi angka 100% disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang turun dan naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir. Hal ini menunjukkan bahwa sistem transportasi kereta api mampu menangani beban perjalanan yang sangat tinggi.
Selama periode Nataru, KAI menyediakan total 3,5 juta tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal. Tujuannya adalah untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Perkembangan Jumlah Pelanggan Selama Masa Nataru
Data harian jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan Kereta Api Lokal menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang puncak libur akhir tahun, kemudian mengalami penurunan secara bertahap memasuki awal Januari.
Pada tanggal 18 Desember 2025, tercatat sebanyak 157.301 pelanggan. Jumlah ini meningkat tajam pada 19 Desember menjadi 202.369 pelanggan, dan kembali naik pada 20 Desember menjadi 209.925 pelanggan.
Tren kenaikan berlanjut pada 21 dan 22 Desember dengan masing-masing 223.654 dan 227.134 pelanggan, sebelum mencapai 233.671 pelanggan pada 23 Desember. Puncak volume pelanggan terjadi pada 24 Desember 2025 dengan total 259.333 pelanggan.
Setelah itu, jumlah pelanggan mulai menurun namun masih berada pada angka tinggi, yakni 246.893 pelanggan pada 25 Desember, 234.600 pelanggan pada 26 Desember, dan kembali naik tipis menjadi 243.332 pelanggan pada 27 Desember.
Memasuki periode data dinamis, jumlah pelanggan tercatat 227.184 orang pada 28 Desember dan turun cukup signifikan menjadi 173.237 pelanggan pada 29 Desember. Penurunan berlanjut hingga akhir tahun, dengan jumlah pelanggan pada 30 Desember tercatat 152.393 orang dan 129.287 pelanggan pada 31 Desember 2025.
Pada awal tahun baru 2026, volume pelanggan relatif lebih rendah namun stabil, yakni 123.900 pelanggan pada 1 Januari, 111.535 pelanggan pada 2 Januari, dan sedikit meningkat menjadi 112.879 pelanggan pada 3 Januari. Sementara itu, pada 4 Januari 2026 jumlah pelanggan kembali naik menjadi 118.651 orang, mencerminkan pergerakan arus balik pasca-libur tahun baru.
Imbauan dan Diskon Tarif
Pihak KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, rute, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30% yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Program ini menyediakan total 1,5 juta tempat duduk untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa Nataru.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar