
Suasana duka masih menyelimuti rumah duka di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/1). Di tempat itu, Husni (56) mengenang sosok adiknya, Siti Solihah, yang ditemukan tewas bersama dua anaknya di rumah kontrakan mereka.
Husni merupakan kakak pertama dari enam bersaudara. Siti Solihah adalah adik keempatnya. Kepada wartawan, Husni menggambarkan adiknya sebagai sosok ibu yang dikenal baik oleh lingkungan sekitar.
“Sosok ibu itu, jangankan dia keluar, di tetangga, saudara semua dikenal luwes bergaul. Dan murah senyum, kebetulan dia kan punya lulusan yang tinggi juga. Jadi kalau di jemaah masjid, di jemaah ibu-ibu, dia pintar dalam menjawab pertanyaan, kayak kuis misalnya. Komentar teman-temannya, dia pintar nih, bukan sembarangan orang,” kata Husni saat ditemui di rumah duka.

Husni juga mengungkapkan kenangan terakhirnya berkomunikasi langsung dengan sang adik sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Ia menyebut pertemuan terakhir terjadi sekitar tiga hari sebelum kejadian.
“Tiga hari sebelum kejadian. Saya lupa. Hari selasa atau hari senin gitu, dia berkunjung ke saya. Saya kan habis dirawat, dirawat, dan di sini baru dua hari, dia datang membawa ikan mentah, sop mentah, ini dimasak ya, bisa bantu ini aja katanya, iya ga apa-apa. Itu aja,” ujar Husni tak kuasa menahan tangisnya.
Sebelumnya, tiga anggota keluarga yang ditemukan tewas di rumah kontrakan kawasan Warakas telah dimakamkan pada Sabtu (3/1). Ketiga korban tersebut yakni Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14).
Ketiganya dimakamkan berdekatan di TPU Rorotan, Jakarta Utara. Prosesi pemakaman dimulai sekitar pukul 13.20 WIB. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah satu per satu diturunkan ke liang lahat.
Khadafi, anak Siti Solihah yang pertama kali menemukan keluarganya dalam peristiwa nahas tersebut, menyambangi makam satu per satu. Ia tampak menaburkan bunga sambil berdoa.

“Teteh makasih banyak ya. Teteh udah hadir. Maaafin aku ya,” ujar Khadafi sambil menangis di makam kakaknya, Afiah.
Sementara itu, satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian tiga anggota keluarga tersebut.
Proses autopsi telah selesai dilakukan, dan penyidik kini menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk memastikan apakah terdapat unsur racun atau faktor lain yang menyebabkan para korban meninggal dunia.
Informasi Lengkap Tentang Korban
Berikut adalah data lengkap tentang korban yang meninggal dalam kejadian ini:
- Siti Solihah (50 tahun) – Ibu dari dua anak yang meninggal dalam kejadian ini.
- Afiah Al Adilah Jamaludin (28 tahun) – Anak perempuan dari Siti Solihah.
- Adnan Al Abrar Jamaludin (14 tahun) – Anak laki-laki dari Siti Solihah.
Selain ketiga korban tersebut, ada satu anggota keluarga lainnya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, yaitu:
- Abdullah Syauqi Jamaludin (23 tahun) – Anak pertama dari Siti Solihah.
Proses Pemakaman
Pemakaman ketiga korban dilakukan secara cepat dan tertib. Berikut rincian prosesi pemakaman:
- Dilakukan di TPU Rorotan, Jakarta Utara.
- Dimulai sekitar pukul 13.20 WIB.
- Keluarga sangat berduka dan menunjukkan rasa kehilangan yang mendalam.
- Khadafi, anak Siti Solihah, menyalurkan rasa duka dengan menaburkan bunga dan berdoa di makam masing-masing korban.
Penyelidikan Polisi
Polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini. Beberapa hal yang sedang diteliti antara lain:
- Penyebab kematian korban.
- Apakah ada unsur pembunuhan atau faktor lain yang menyebabkan kematian.
- Hasil autopsi sudah selesai, dan kini menunggu hasil pemeriksaan toksikologi.
Duka Keluarga
Duka yang dirasakan oleh keluarga sangat mendalam. Banyak anggota keluarga yang tidak bisa menahan air mata saat melihat jenazah ditaruh di liang lahat.
Beberapa momen yang mencerminkan rasa duka antara lain:
- Isak tangis keluarga saat jenazah satu per satu diturunkan.
- Khadafi menangis sambil berdoa di makam kakaknya.
- Husni, kakak korban, mengungkapkan kenangan yang menyentuh tentang adiknya.
Kesimpulan
Peristiwa kematian tiga anggota keluarga di rumah kontrakan kawasan Warakas menjadi duka besar bagi seluruh keluarga. Proses pemakaman telah selesai, dan penyidikan polisi masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar