Kakek Tewaskan Penipu Emas Bersenjata di Bandung Dapat Penghargaan Polisi


Pada hari Rabu (24/12/2025), di Jalan Sukaresik, Sukajadi, Kota Bandung, seorang pedagang emas bernama Engkin Yoso Utomo (69 tahun) berhasil melumpuhkan pelaku penipuan yang menggunakan alat airsoft gun. Peristiwa ini terjadi saat pelaku berinisial HJ (51 tahun) mencoba kabur setelah melakukan tindakan penipuan terhadap korban. Akibat kejadian tersebut, Engkin mengalami luka di wajah dan mendapatkan penghargaan atas tindakannya yang dinilai berani dan berprestasi dalam menjaga keamanan kota.

Penghargaan dan apresiasi diberikan langsung oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, serta Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Mereka menyampaikan bahwa keberanian dan kepedulian masyarakat seperti Engkin sangat penting dalam memperkuat kehadiran negara di tengah kehidupan masyarakat.

Menurut Budi Sartono, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat. Ia menekankan bahwa peran aktif masyarakat dalam upaya penegakan hukum adalah hal yang sangat penting.

"Apa yang dilakukan Saudara Engkin menjadi contoh bahwa peran aktif masyarakat dapat membantu upaya penegakan hukum," ujar Budi pada Jumat (26/12/2025).

Selain itu, ia menilai sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berharap pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat lain untuk tidak ragu bersikap tegas terhadap kejahatan. Namun, ia juga menekankan pentingnya tetap mengutamakan keselamatan dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Sebelum peristiwa tersebut, seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial HJ melakukan aksi penipuan dengan menawarkan emas palsu kepada korban. Saat akan kabur, HJ menembak korban menggunakan airsoft gun. Aksi tersebut terekam dalam kamera dan diunggah ke media sosial, sehingga viral dan akhirnya membuat pelaku diamankan.

Budi Sartono menjelaskan bahwa HJ dan istrinya merupakan pelancong asal Pekalongan, Jawa Tengah, yang ingin menjual emas palsu. Mereka menyasar para pedagang emas di kawasan Sukajadi, Kota Bandung.

Menurutnya, tersangka menawarkan emas palsu kepada korban seharga Rp 7 juta, kemudian setelah dilakukan tawar-menawar menjadi Rp 5 juta. Korban awalnya tidak mencurigai keaslian emas tersebut.

Namun, saat pelaku dan istrinya hendak kabur menggunakan motor, korban curiga dan kembali mengecek emas tersebut. Setelah itu, korban langsung mengejar pelaku dekat lingkungan asrama polisi di Sukajadi.

Budi mengatakan tersangka yang panik mengeluarkan airsoft gun dan menembak korban di bagian pipi, sehingga mengalami pendarahan dan harus dirawat di Rumah Sakit Advent. Masyarakat yang mendengar suara tembakan langsung berusaha mengamankan pelaku hingga akhirnya dibawa ke Polsek Sukajadi.

Dalam penjelasannya, Budi menyebutkan bahwa tersangka melakukan aksinya karena kehabisan bekal saat berlibur di Kota Bandung. Keduanya telah berada di Kota Bandung selama tiga hari dan menginap di salah satu hotel di Sukajadi.

"Jadi kehabisan uang, karena kehabisan uang makanya menyuruh istrinya menjual emas," kata dia, Kamis (25/12/2025).

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan