Tahun 2025: Kondisi Keamanan dan Kriminalitas di Kabupaten Tasikmalaya
Pada akhir tahun 2025, Polres Tasikmalaya menggelar konferensi pers untuk merilis catatan keamanan dan kriminalitas sepanjang tahun tersebut. Konferensi pers berlangsung di Ruang PPKO Mapolres Tasikmalaya pada Rabu, 31 Desember 2025. Meskipun terjadi ketegangan politik dan dinamika kebijakan daerah, situasi keamanan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya tetap terjaga dalam kondisi yang kondusif.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dengan perubahan, terutama terkait proses demokrasi dan transisi kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Meningkatnya Aktivitas Masyarakat
Salah satu hal yang menarik diperhatikan adalah peningkatan signifikan dalam aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa. Data menunjukkan bahwa jumlah aksi meningkat hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, hanya ada 15 aksi, sedangkan pada 2025 mencapai 30 aksi sepanjang tahun.
Selain itu, jalur dialog melalui audiensi juga meningkat sebesar 30 persen (dari 27 menjadi 35 kali). Fenomena ini dipengaruhi oleh beberapa momen penting seperti Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada, Transisi kepemimpinan Kepala Daerah baru, serta lahirnya kebijakan-kebijakan baru yang memicu pro-kontra di kalangan masyarakat.
"Kami mengapresiasi masyarakat karena meski eskalasi meningkat, semua aksi berjalan tertib tanpa anarkisme," ujar AKBP Haris Dinzah.
Penanganan Kasus Kriminalitas
Di sektor kriminalitas, Polres Tasikmalaya mencatat sebanyak 402 laporan kasus sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, tim penyidik berhasil menyelesaikan 320 kasus atau sekitar 80% dari total laporan.
Komposisi kejahatan didominasi oleh Kejahatan Konvensional sebesar 93%, Kejahatan Transnasional sebesar 7,5%, dan Kejahatan Berbasis Kekayaan Negara sebesar 1,2%.
Perang terhadap narkoba juga menunjukkan hasil yang signifikan, dengan tingkat penyelesaian kasus mencapai 98% dari total 26 kasus yang ditangani sepanjang tahun.
Kecelakaan Lalu Lintas
Meskipun secara kuantitas angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan tipis sebesar 3% (dari 116 menjadi 119 kasus), namun kualitas penanganan dan kesadaran keselamatan menunjukkan tren positif.
Data Fatalitas Laka Lantas menunjukkan bahwa pada tahun 2024 tercatat 32 korban meninggal dunia. Sementara di tahun 2025 tercatat 18 korban meninggal dunia, sehingga terjadi penurunan sekitar 44%. Kapolres menyoroti bahwa faktor sarana prasarana masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar.
“Kondisi jalanan dan minimnya rambu serta lampu penerangan jalan masih menjadi penyumbang kecelakaan selain faktor kelalaian manusia (human error),” tambahnya.
Menutup Rilis Tahun 2025
Menutup rilisnya, AKBP Haris Dinzah memastikan bahwa agenda-agenda besar yang awalnya diprediksi memicu polemik tinggi, seperti PSU, berhasil dijaga dengan aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, secara umum situasi Kamtibmas di tengah masyarakat terjaga dengan baik. Terima kasih kepada seluruh elemen warga yang telah menjaga kondusivitas Tasikmalaya,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar