KAMP Garut Gelar "Pasanggiri Mojang-Jajaka" Anak 2025 di Bale Paminton

KAMP Garut Gelar "Pasanggiri Mojang-Jajaka" Anak 2025 di Bale Paminton

Kegiatan Pasanggiri Mojang-Jajaka Jawa Barat untuk Anak Tahun 2025

Kabupaten Garut kembali menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan Pasanggiri Mojang-Jajaka tingkat Jawa Barat, kategori Anak tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama antara KAMP Garut, Tiara Kusuma, serta Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat.

Ketua Panitia, Irno Sorkarno, menjelaskan bahwa kegiatan akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu (13-14 Desember 2025) di Gedung Bale Paminton, Garut Kota. Ia menekankan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa melalui tata cara berias, berpenampilan, serta adab berbahasa dan berbicara Sunda.

Menurut Irno, peserta yang akan mengikuti lomba ini adalah anak-anak dengan rentang usia mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Pertama, atau berkisar antara usia 3 hingga 15 tahun. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan seni dan budaya Sunda sedini mungkin kepada anak-anak sebelum mereka melangkah ke tingkat Pasanggiri Mojang-Jajaka yang sesungguhnya, yang hanya diperuntukkan bagi usia 16 hingga 24 tahun.

Pembinaan Berjenjang untuk Generasi Muda

Irno menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara berjenjang, baik dari segi wilayah maupun usia. Awalnya, kegiatan dimulai dari tingkat Kota/Kabupaten, kemudian berlanjut ke tingkat provinsi. Dari segi usia, pembinaan juga dilakukan secara bertahap, mulai dari anak-anak hingga remaja.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, mempertahankan serta memperkaya keberagaman budaya, meneguhkan jati diri bangsa, dan memberikan kegiatan positif bagi generasi muda dalam rangka pelestarian nilai-nilai budaya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas silaturahmi antara para peserta dan pihak terkait dalam suasana kekeluargaan.

Penghargaan dan Kesempatan untuk Peserta

Dalam kegiatan ini, peserta akan memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Jawa Barat untuk setiap kategori usia. Adapun kategori yang dipertandingkan adalah usia 3-6 tahun, 7-9 tahun, 10-12 tahun, dan 13-15 tahun.

Bagi orang tua, guru, atau siapa pun yang ingin mendukung anak-anaknya mengenal warisan budaya leluhur, disampaikan bahwa kegiatan ini dapat dihadiri secara gratis. Acara akan digelar di Bale Paminton Inten Dewata yang terletak di Jl. A.Yani, Garut Kota.

Pentingnya Pelestarian Budaya

Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu dukungan dari masyarakat luas. Kegiatan seperti Pasanggiri Mojang-Jajaka ini menjadi salah satu wadah yang efektif dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Dengan partisipasi aktif dari generasi muda, diharapkan nilai-nilai tradisional dapat terus dilestarikan dan dihidupkan kembali dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang kompetitif yang sehat dan positif, yang tidak hanya menguji bakat dan kemampuan peserta, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya identitas budaya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana edukasi dan sosialisasi budaya Sunda kepada masyarakat luas.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan