Kapal Tak Terawat di Kayanagan-Poto Tano, Gubernur NTB Dorong Rating Kelayakan

Kapal Tak Terawat di Kayanagan-Poto Tano, Gubernur NTB Dorong Rating Kelayakan

Penyeberangan Selat Alas: Gubernur NTB Minta Peningkatan Kualitas Kapal

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, menyoroti masalah kualitas pelayanan dan pemeliharaan kapal yang melayani penyeberangan Selat Alas. Masalah ini terjadi di rute Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dan sebaliknya.

Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya sering menerima keluhan dari masyarakat mengenai kondisi sejumlah kapal yang dinilai tidak layak beroperasi. Menurutnya, keluhan-keluhan tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh para operator kapal.

Saya menerima banyak keluhan warga soal kapal-kapal yang tidak layak pakai. Ini harus menjadi perhatian dari teman-teman operator kapal. Kapal itu perlu diperhatikan juga, ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Untuk meningkatkan standar pelayanan, Iqbal menyatakan akan meminta Dinas Perhubungan NTB membuat sistem pemeringkatan (rating) pemeliharaan kapal di setiap pelabuhan. Upaya ini diharapkan dapat memotivasi operator agar lebih disiplin dalam merawat armadanya.

Ya harus ada nanti rating untuk kapal, agar operator termotivasi dan mendorong agar selalu menjaga dengan memelihara kapalnya dengan baik, kata Iqbal.

Iqbal menegaskan bahwa kelayakan sebuah kapal tidak semata-mata ditentukan oleh usia kapal, tetapi oleh kualitas perawatannya. Menurutnya, kapal yang dirawat dengan baik tetap bisa beroperasi dengan aman dan nyaman bagi penumpang.

Sejauh kapal dirawat dengan baik, selalu diperhatikan dengan baik, saya yakin kapal itu akan layak pakai, jelasnya.

Ia mengakui bahwa selama ini terdapat ketidakseimbangan dalam standar perawatan kapal antar-operator. Ada kapal yang terawat dengan baik, namun tidak sedikit juga yang kondisinya jauh dari standar sehingga memicu keluhan dari pengguna jasa penyeberangan.

Memang sampai saat ini kita banyak menerima keluhan karena kapal tidak seragam. Ada kapal yang sangat terawat, ada kapal juga yang tidak sangat terawat, tuturnya.

Iqbal berharap seluruh kapal penyeberangan dapat memenuhi standar layanan minimal menengah ke atas guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.

Kondisi kapal harus menengah ke atas, jangan sampai menengah ke bawah, pungkasnya.

Langkah-Langkah yang Diambil Gubernur NTB

Beberapa langkah telah diambil oleh Gubernur NTB untuk meningkatkan kualitas pelayanan kapal penyeberangan:

  • Pembuatan Sistem Pemeringkatan: Dinas Perhubungan NTB diminta untuk membuat sistem pemeringkatan kapal di setiap pelabuhan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua kapal memenuhi standar layanan yang sesuai.
  • Peningkatan Disiplin Operator: Dengan adanya sistem pemeringkatan, operator kapal diharapkan lebih disiplin dalam merawat armada mereka.
  • Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya kualitas kapal yang digunakan dalam penyeberangan.
  • Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan: Dengan standar layanan yang ditingkatkan, penumpang akan merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan jasa penyeberangan.

Tantangan yang Dihadapi

Meskipun beberapa langkah telah diambil, masih ada tantangan yang dihadapi dalam upaya peningkatan kualitas kapal penyeberangan:

  • Perbedaan Standar Perawatan: Terdapat perbedaan standar perawatan antar-operator kapal, yang menyebabkan ketidakseragaman dalam kualitas pelayanan.
  • Kurangnya Pengawasan: Pengawasan terhadap kondisi kapal dan perawatannya masih kurang optimal.
  • Keterbatasan Sumber Daya: Beberapa operator kapal mungkin mengalami keterbatasan sumber daya untuk melakukan perawatan secara berkala.

Harapan Masa Depan

Dengan adanya kebijakan baru dan peningkatan kesadaran, diharapkan kualitas pelayanan kapal penyeberangan di NTB akan terus meningkat. Gubernur Iqbal menekankan bahwa kelayakan kapal bukan hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh kualitas perawatan yang dilakukan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan