
KABAR BANTEN – Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil mengungkap pelaku pembunuhan bocah berusia 9 tahun berinisial MAHM yang merupakan anak pengusaha di Kota Cilegon di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon.
Pelaku diketahui merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap beraksi di rumah-rumah kosong.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan bahwa pelaku telah berhasil diamankan dan saat ini tengah menjalani proses hukum. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2026).
“Pelaku sudah kami amankan. Dalam waktu dekat akan kami rilis secara resmi di Polda Banten,” ujar Hengki kepada awak media.
Hengki menegaskan, pelaku tidak memiliki hubungan keluarga maupun kedekatan dengan korban.
“Bukan orang terdekat korban,” tegasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku berinisial HA diketahui merupakan residivis yang kerap melakukan aksi pencurian dengan modus menyasar rumah-rumah yang ditinggal penghuninya.
HA ditangkap saat hendak melakukan pencurian di rumah seorang mantan anggota dewan bernama Roisyudin.
Penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Resmob Polda Banten bersama Satreskrim Polres Cilegon dan sempat terekam dalam video amatir petugas yang beredar luas.
Saat ini, HA telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Cilegon untuk kepentingan pengembangan penyidikan dan pengungkapan kemungkinan adanya lokasi kejadian lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban MAHM (9) yang merupakan anak dari seorang pengusaha sekaligus Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ditemukan dalam kondisi kritis di rumahnya pada Selasa, 16 Desember 2025.
Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, akibat luka parah yang dideritanya, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Peristiwa tragis ini menggegerkan warga sekitar dan menyita perhatian publik, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman elit serta latar belakang keluarga korban yang dikenal luas di masyarakat.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar