
Korban Tertimbun Longsor di Bandung Masih Belum Ditemukan
Tiga korban yang tertimbun longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung hingga Jumat (12/12/2025) masih belum ditemukan. Peristiwa ini menimbulkan rasa sedih dan kekhawatiran besar bagi keluarga korban.
Luasnya area yang terdampak dan kondisi cuaca yang masih diguyur hujan setiap harinya menjadi kendala bagi tim pencarian di lapangan. Cuaca yang tidak menentu memperparah kesulitan dalam proses pencarian.
Kapolsek Pameungpeuk Polresta Bandung, AKP Asep Dedi menjelaskan bahwa sampai saat ini, Forkopimcam bersama relawan masih melakukan pencarian korban. Tiga korban yang masih dalam pencarian adalah Aisyah (75), Citra (20), dan Arjuna Alfa Rizki (10).
"Kami sudah melakukan pencarian di beberapa titik yang diduga lokasi korban. Namun, sampai saat ini belum ditemukan (jasad korban). Luasnya area longsor menjadi kendala kami. Dan, kami bekerja secara manual menggunakan pompa alkon," katanya saat dihubungi.
Salah seorang keluarga korban, Kawa Setiawan yang merupakan menantu Aisyah dan ayah dari Citra mengaku sempat meminta perpanjangan waktu pencarian yang habis pada Kamis (11/12/2025). Permintaan itu pun lantas mendapat lampu hijau dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat berkunjung ke lokasi kemarin.
"Kalau dari Basarnas seharusnya kemarin waktunya (pencarian) selesai," katanya, Jumat (12/12/2025) di lokasi.
Kawa pun mengaku ada satu titik yang dirasa perlu dilakukan pencarian, yakni di bawah batu besar yang ada di lokasi longsor. "Ya ada titik yang dicurigai," kata Kawa Setiawan. Pengamatannya mengatakan orang-orang tercintanya mungkin terperangkap di bawah sana. Dia memohon agar petugas dapat memindahkan batu raksasa itu dan menyisir area di bawahnya. Itu adalah satu-satunya cara untuk membungkam rasa penasaran yang menghantui tidur mereka beberapa malam terakhir.
Meskipun tim SAR gabungan kembali berjibaku dengan lumpur dan alat berat kembali menderu memindahkan material longsor, Asep dan Kawa telah menyiapkan hati mereka untuk kemungkinan terburuk. Mereka menyadari petugas lapangan sudah bekerja keras melampaui lelah. Mereka tahu, manusia hanya bisa berusaha sebatas kemampuan.
Di titik inilah, ketegaran mereka diuji. Perpanjangan tiga hari bukan sekedar perpanjangan waktu pencarian fisik, melainkan proses penataan hati menuju keikhlasan.
"Jika memang sampai waktu tambahan tiga hari ini tak ditemukan jasad para korban, kami keluarga insya Allah menerimanya dan ikhlas," kata Kawa Setiawan perlahan.
Senada dengan Kawa Setiawan, Asep juga telah berdamai dengan takdir. "Jika sampai nanti tak ditemukan, ya kami sebagai keluarga mengikhlaskan," ujarnya.
Proses Pencarian yang Berat
Proses pencarian korban yang tertimbun longsor membutuhkan kerja keras dan ketekunan. Tim SAR dan relawan bekerja tanpa henti, meskipun cuaca dan kondisi medan yang sulit. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti pompa alkon untuk membersihkan material longsor.
Namun, semakin lama proses pencarian berlangsung, semakin tinggi tingkat kelelahan yang dirasakan oleh para petugas. Mereka bekerja dalam kondisi yang sangat berat, baik secara fisik maupun mental. Meskipun begitu, mereka tetap bertekad untuk mencari korban hingga akhir.
Selain itu, keluarga korban juga memahami bahwa usaha yang dilakukan oleh tim pencarian sudah maksimal. Mereka mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan upaya yang dilakukan oleh para petugas. Meskipun hasilnya belum bisa dipastikan, mereka tetap bersabar dan berharap suatu saat nanti korban bisa ditemukan.
Keikhlasan Keluarga
Keikhlasan menjadi hal penting yang harus dipegang oleh keluarga korban. Meskipun proses pencarian terus berlangsung, mereka tetap berharap yang terbaik. Dengan keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari rencana Tuhan, mereka siap menerima apapun hasilnya.
Dalam situasi seperti ini, kekuatan mental dan spiritual menjadi sangat penting. Keluarga korban terus berdoa dan memohon perlindungan serta kekuatan dari Tuhan. Mereka percaya bahwa kehadiran korban akan memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi mereka semua.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar