
Kapolsek Pancalang yang Berpengalaman dan Penuh Integritas
IPDA. Lukman Hakim, kini menjabat sebagai Kapolsek Pancalang Polres Kuningan. Ia dikenal memiliki latar belakang pengalaman yang kaya dan berbagai keahlian dalam bidang keamanan. Selain memiliki integritas tinggi, ia juga memiliki kemampuan sosial yang kuat, yang membuatnya mudah berinteraksi dengan masyarakat dan membangun hubungan yang baik.
Lahir di Bandung pada 10 Desember 1975, IPDA. Lukman Hakim menempuh pendidikan militer di SPN Cisarua Bandung. Ia lulus sebagai SEBA PK Polri periode 1996/1997. Pendidikan ini memberinya fondasi disiplin yang kuat. Namun, perjalanan karier yang panjang justru membentuknya menjadi seorang ahli dalam seni berinteraksi dan membangun kepercayaan publik.
Jejak Karier yang Moncer: Ketangguhan Brimob dan Kejelian Intelijen
Fase awal karier IPDA. Lukman Hakim menunjukkan ketangguhan fisiknya. Selama periode 1997 hingga 2003, ia dipercaya bertugas di Satuan Brimob Polda Jawa Barat, baik di Cikole Lembang maupun di Cirebon. Pengalaman di Brimob membuatnya menjadi prajurit yang siap menghadapi berbagai situasi kritis dengan sigap.
Namun, titik balik terpenting dalam karier IPDA. Lukman Hakim terjadi setelah pindah ke Satuan Intelkam Polres Kuningan pada tahun 2003. Selama lebih dari satu dasawarsa, tepatnya hingga tahun 2025, ia mendarmabaktikan dirinya di bidang intelijen.
Selama masa ini, IPDA. Lukman Hakim pernah menduduki berbagai posisi strategis. Seperti, Kanit Intel Polsek Cilimus (2006–2007), Kanit IV Satuan Intelkam Polres Kuningan (2007–2011) dan Kanit III Sat Intelkam Polres Kuningan (2011–2025). Pengalaman 12 tahun di Intelkam sangat vital. Bidang tersebut menuntut kejelian dalam membaca dinamika sosial, kemampuan mendeteksi potensi konflik, serta yang terpenting, membangun jembatan kepercayaan dengan berbagai pihak. Pengalaman inilah yang menjadi dasar kuat baginya untuk memimpin dengan pendekatan humanis di Polsek Pancalang.
Pilar Kepemimpinan: Silaturahmi dan Pelayanan Prima
Sebagai pemimpin baru, IPDA. Lukman Hakim menyadari betul bahwa keamanan tidak dapat diwujudkan tanpa adanya partisipasi dan dukungan aktif masyarakat. Filosofi ini tercermin dalam langkah-langkah prioritas yang telah ditetapkan dengan berfokus pada pendekatan personal dan pelayanan publik.
- Kunjungan maraton kepada unsur Muspika, para kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tujuan kunjungan ini adalah memastikan setiap kebijakan Polsek Pancalang tersampaikan dengan baik. Begitu juga segala aspirasi masyarakat dapat terserap langsung.
- Peningkatan pelayanan publik karena dirinya berkomitmen menjadikan Polsek Pancalang sebagai institusi yang memberikan pelayanan yang lebih ramah, cepat dan profesional. Tujuannya adalah menghapus kesan birokrasi yang sulit dan memastikan warga merasa terlayani, bukan hanya diawasi.
- Fokus pada pencegahan sehingga akan mengedepankan tindakan preventif dengan sosialisasi dan penyuluhan Kamtibmas yang intensif. Pendekatan ini merupakan inti dari strategi Polsek Pancalang untuk membangun kesadaran keamanan melalui komunikasi yang terbuka dan edukasi.
"Inti dari keamanan adalah komunikasi dan kepercayaan. Pengalaman di Intelijen mengajarkan saya, informasi terbaik datang dari kedekatan. Tugas utama kami kini adalah menjadikan Pancalang aman dan memastikan seluruh warganya merasa terlayani secara adil," tuturnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar