Kasus asmara Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli memanas, terlibat hukum

Kasus asmara Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli memanas, terlibat hukum

Kasus Asmara Segitiga yang Memasuki Ranah Hukum

Kasus asmara segitiga yang melibatkan pengusaha Insanul Fahmi, istrinya Wardatina Mawa, dan artis Inara Rusli terus bergerak dan kini memasuki ranah hukum. Persoalan yang awalnya dianggap sebagai konflik rumah tangga kini berkembang menjadi saling lapor ke polisi.

Wardatina Mawa yang merasa diselingkuhi resmi melaporkan dugaan perselingkuhan serta perzinahan yang dilakukan Insan bersama Inara. Laporan tersebut dilengkapi dengan rekaman CCTV yang merekam momen kebersamaan keduanya. Rekaman tersebut menjadi bukti utama dalam kasus ini.

Sementara itu, Inara Rusli juga melaporkan Insan atas dugaan penipuan status perkawinan serta melaporkan Mawa terkait dugaan pelanggaran akses privasi. Kini, kedua belah pihak saling menuntut satu sama lain, sehingga situasi semakin memanas.

Menghadapi situasi yang memanas, Mawa menyatakan dirinya sudah tidak ingin mempertahankan rumah tangga. Ia mengaku siap melepaskan sang suami apabila kelak Insan benar-benar ingin bersama Inara, namun dengan satu syarat: proses hukum atas laporannya harus diselesaikan terlebih dahulu dan ia resmi bercerai.

Pernyataan ini disampaikan Mawa dalam sesi live TikTok bersama dokter Richard Lee, Kamis, 4 Desember 2025. Dalam obrolan itu, dr Oky Pratama menanyakan apakah Mawa siap jika pada akhirnya Insan dan Inara benar-benar menjadi pasangan.

Gapapa, siap. Mau bagaimanapun juga mereka sudah pernah saling mencintai, saling sayang, saling melakukan juga. Jadi ya udah, jawab Mawa yang membuat dr Oky takjub.

Bagi Mawa, rekaman CCTV yang memperlihatkan suaminya bermesraan dengan wanita lain membuat perasaannya mati rasa. Karena itu, ia mengaku mengikhlaskan bila suatu hari Insan dan Inara melanjutkan hubungan mereka setelah perceraiannya rampung.

Kalau sudah selesai, jangan ditolak lagi si ex aku. Jalanin aja kalian berdua. Saling sayanglah, perbaiki saja apa yang harus diperbaiki, ucapnya.

Mawa juga berpesan agar jika kelak membina rumah tangga, keduanya dapat saling memahami karakter masing-masing. Menurutnya, watak asli seseorang baru terlihat setelah pernikahan, sehingga ia berharap mereka siap menjalani segala konsekuensinya.

Ibu satu anak itu bahkan mendoakan agar Insan dan Inara kelak hidup bahagia jika memang bersama. Mawa merasa selama ini ia berjuang sendirian dalam rumah tangga. Ia menyinggung pernyataan Insan di sebuah podcast yang dinilai terlalu membela Inara, sehingga membuatnya semakin yakin untuk mengikhlaskan.

Aku ga bakalan mau di dalam luka itu lagi. Aku mengikhlaskan mereka bersama. Aku doakan kalian berdua bahagia, ujarnya.

Sementara itu, perkembangan di kepolisian juga turut menjadi sorotan. Wardatina Mawa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait laporannya terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Ia datang ditemani kuasa hukumnya, Dharma Praja dan Fedhli Faisal.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung lebih dari empat jam, Mawa menerima 26 pertanyaan seputar peristiwa dugaan perzinahan tersebut. Tim kuasa hukum juga menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk bukti elektronik berupa rekaman CCTV. Semua bukti sudah saya bagikan ke penyidik, mulai dari CCTV, chat, semuanya sudah saya jelaskan secara terstruktur, ujar Mawa yang mengaku lega proses berjalan lancar.

Mawa berharap proses hukum dapat terus berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan hingga kini Insan maupun Inara belum pernah meminta maaf kepadanya.

Ketika ditanya soal asal-usul rekaman CCTV, Mawa enggan membocorkan sumbernya. Darimana itu buktinya biar urusan penyidik. Yang jelas tugas saya di sini hanya meminta keadilan, tegasnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan