Zulkifli Hasan: Dari Kebiasaan Berbagi Hingga Pencitraan
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku telah terbiasa membantu sejak usianya masih enam tahun. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini berasal dari pengajaran ibunya yang menekankan pentingnya berbagi, baik dalam keadaan senang maupun susah. Ia juga menyebut bahwa ia sering membawa beras kemasan 5 kilogram untuk dibagikan kepada masyarakat yang ditemuinya.
Terkait dengan hujatan yang dia terima belakangan ini karena video viralnya menggotong beras, Zulhas tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia justru menegaskan bahwa aksinya memanggul beras berawal dari kebiasaan sejak kecil. "Jadi saya diperintah Ibu saya almarhum, tiap hari itu harus memberikan bantuan," katanya ketika memberi sambutan dalam acara BIG Conference 2025 di Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).
Zulhas mengatakan bahwa mendiang ibunya mengajarkan bahwa orang yang berguna adalah orang yang selalu memberi. Ia juga menyinggung bahwa ini bukan pertama kali dirinya dihujat saat berbagi. "Dulu saya dihujat karena saya mau memberi uang. [Kejadiannya] masuk sampai di Najwa Shihab," lanjutnya.
Kebiasaan Berbagi yang Terus Dilakukan
Ketua Umum PAN itu mengaku terbiasa memberi sejak usia enam tahun. Kebiasaan itu terus ia lakukan hingga sekarang, termasuk membagikan beras ketika kunjungan ke daerah. Zulhas menyebut dia selalu membawa beras ukuran 5 kilogram untuk dibagi-bagi. "Setiap saya ke daerah, tanya saja teman-teman saya, saya bagi-bagi beras. Biasa itu saya gotong beras, bisa 500, bisa 1000. 5 kilo," ucap Zulhas.
Selain itu, ia mengatakan bahwa ia selalu sedia uang di dalam tasnya. Setiap pulang kunjungan, pasti isi tasnya sudah kosong karena uangnya sudah dibagi-bagi. Terkait dengan hujatan yang dia terima belakangan ini karena video viralnya menggotong beras, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Cerita Lucu Saat Berolahraga
Zulhas bercerita bahwa ia bahkan sempat dicandai langsung. Saat sedang berolahraga di jalan, dua ibu-ibu menghampirinya dan menanyakan kenapa ia tidak menggotong karung beras. "Saya bilang saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras. Ketawa semua," ujar Zulhas.
Ia pun meminta masyarakat tak larut dalam emosi dan fokus membantu korban banjir bandang di Sumatra. "Mau ngatain saya enggak ada masalah, enggak apa-apa. Saya maafkan, tapi bantulah saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara," kata Zulhas.
Kunjungan ke Lokasi Bencana Banjir
Sebelumnya, Zulhas melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) pada 30 November 2025 lalu. Dia turut mengabadikan momen kunjungannya tersebut dengan mengunggah video di akun Instagram pribadinya. Dalam caption yang dituliskan, Zulhas mengungkapkan dukacita yang mendalam bagi korban bencana tersebut.
"Di tengah genangan yang menelan jejak kehidupan, kita kembali diingatkan betapa rapuhnya segalanya. Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman," tulisnya.
Zulhas pun turut mendoakan agar kondisi para korban dipulihkan dan dapat beraktivitas seperti sedia kala. Selain itu, dia juga menyebut janji pemerintah yang akan membangun kembali rumah korban terdampak. "Semoga setiap langkah pemulihan membawa kembali harapan bagi mereka yang kehilangan. Insyaallah, pemerintah akan bangun kembali rumah-rumah itu," ujarnya.
Aksi Kemanusiaan yang Dikritik
Dalam video tersebut, tampak Zulhas mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan memakai sepatu bot sembari memanggul karung beras. Ia pun turut menyapa korban terdampak banjir dan tanah longsor. Dia juga menenangkan salah satu korban yang rumahnya telah rata dengan tanah akibat terjangan banjir bandang.
"Ibu rumahnya di mana?" tanya Zulhas. "Ini, Pak, rumah kami, Pak. Hanyut ini, Pak," jawab salah satu korban. Setelah itu, Zulhas langsung memasuki salah satu rumah yang terdampak dan membersihkan lumpur menggunakan cangkul.
"Boleh, Pak, bantu Ibu bersih-bersih," ujar Zulhas. Selanjutnya, Zulhas menemui seorang wanita yang berprofesi sebagai penjahit dan berjanji akan mengganti mesin jahitnya yang hanyut diterjang banjir dan longsor. "Nanti saya pribadi bantu modal usaha, ya. Biar semangat lagi ya, Bu," kata Zulhas.
Kritik dari Warga Net dan Publik Figur
Di sisi lain, warga net menganggap momen Zulhas memanggul karung beras hanyalah pencitraan semata. "Sok jadi pahlawan," kata salah satu warganet. "Manggul-manggul beras maksudnya apa??? Duh ini orang," ujar warganet lainnya. "Keren pak, ini sedang shooting apa pak???" tulis warganet lainnya.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Zulhas tersebut juga mendapat olok-olok dari sejumlah publik figur. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @komunitaswargawaras, Inul dengan lugas menyebutkan aksi Zulhas hanyalah pencitraan. "Ya Allah sik sempate (masih sempatnya) pak sampean pencitraan," tulisnya. Tak hanya Inul Daratista, beberapa artis lainnya pun terlihat ikut menyematkan komentarnya. Ada Shireen Sungkar, Indy Barends, Robby Purba, dan sejumlah akun centang biru lainnya yang mengungkapkan kekesalannya.
Profil Zulkifli Hasan

Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, Zulkifli Hasan menjabat sebagai sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo. Pria asal Lampung itu telah malang melintang di dunia politik. Sebelum didapuk menjadi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan sempat menduduki jabatan pimpinan MPR RI. Ia juga merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2024-2029.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar