Keajaiban Saat TPT Ambruk, Dian Berteriak Minta Tolong Meski Sulit Berbicara

Keajaiban Saat TPT Ambruk, Dian Berteriak Minta Tolong Meski Sulit Berbicara

Korban Longsoran Tebing di Cisempur Selamat Berkat Teriakan yang Jelas

Seorang korban dari peristiwa longsoran tebing di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berhasil selamat setelah berteriak meminta tolong. Dian (41), salah satu dari enam pekerja yang tertimbun, berhasil diselamatkan berkat teriakannya yang jelas meskipun sehari-hari ia dikenal sulit berbicara dengan jelas.

Ketika terjadi longsoran, Dian bersama ayahnya, Ahmid (71), menjadi dua dari enam pekerja yang terkubur. Namun, teriakan Dian yang tiba-tiba jelas membuat warga sekitar langsung mengetahui keadaannya. Mereka segera berlari menuju sumber suara dan menemukan Dian dalam kondisi terjebak.

Kecepatan respons warga menjadi kunci keselamatan Dian dan ayahnya. Sebelum tim SAR gabungan tiba di lokasi, warga langsung melakukan evakuasi manual. Salah satu warga, Mang Ucok, disebut sebagai orang pertama yang membantu mengangkat Dian dan Ayahnya dari tumpukan tanah.

Peran Warga dalam Penyelamatan

Menurut Yati Karyati, anggota keluarga korban, kecepatan reaksi warga sangat penting dalam menyelamatkan nyawa Ahmid dan Dian. Ia mengungkapkan bahwa teriakan Dian, yang biasanya tidak jelas, menjadi faktor utama bagi warga untuk segera datang.

“Sempat teriak minta tolong, padahal kondisi Dian enggak bisa ngomong. Itu yang bikin warga langsung datang,” ujar Yati dengan suara bergetar saat ditemui pada Sabtu (3/1/2026).

Mang Ucok, yang merupakan warga Cipajaran dan juga bekerja di lokasi proyek, berada di posisi yang berbeda sehingga tidak terkena dampak longsoran. Meski begitu, ia tetap memberikan bantuan yang besar dalam proses penyelamatan.

Keluarga Mengucapkan Terima Kasih

Dian sendiri telah berkeluarga dan sehari-hari bekerja bersama ayahnya, Ahmid, serta kakaknya, Dahlan, di lokasi proyek tersebut. Ia dan ayahnya menjadi dua dari enam pekerja yang tertimbun longsoran, namun hanya mereka berdua yang berhasil diselamatkan.

Atas nama keluarga, Yati mengucapkan terima kasih kepada warga, Tim SAR, aparat kepolisian, dan TNI atas bantuan yang diberikan. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam, bahkan menyebutkan bahwa keluarganya tidak bisa membalas kebaikan itu.

“Kami enggak bisa membalas kebaikan itu, semoga Allah SWT yang membalasnya,” ucap Yati.

Informasi Awal tentang Longsoran Tebing

Sebelumnya, longsoran tebing di Cisempur menimbun enam orang pekerja. Dua orang berhasil diselamatkan, yakni Ahmid dan Dian, sementara empat korban lainnya meninggal dunia. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan