
Kebakaran di Modayag, Kabupaten Boltim Tewaskan Seorang Lansia
Kebakaran besar terjadi di Desa Modayag, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, pada Jumat 2 Januari 2026. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.34 Wita dan menewaskan satu orang lansia. Dua rumah milik Reyke Suwila dan Hin Malingkas ludes terbakar, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa Kebakaran yang Menghebohkan
Api muncul secara tiba-tiba dan cepat membesar, sehingga membuat warga sekitar panik. Menurut saksi mata, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah. “Api langsung membesar, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Warga mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, tetapi kobaran api yang cepat merambat menghalangi upaya mereka. Akhirnya, kejadian tersebut dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Setelah berjuang selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Korban Jiwa dalam Kebakaran
Kebakaran tersebut juga merenggut nyawa seorang warga lanjut usia. Surya, salah seorang petugas pemadam kebakaran Kotamobagu, membenarkan bahwa ada satu korban jiwa dalam kejadian ini. “Ada satu warga yang jadi korban dan jenazahnya sudah dievakuasi,” kata Surya.
Informasi Tentang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Bolaang Mongondow Timur adalah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Tutuyan. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2008, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bolaang Mongondow. Peresmian dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, di Kota Manado pada hari Selasa, 30 September 2008.
Pada pertengahan 2024, jumlah penduduk Bolaang Mongondow Timur mencapai 91.051 jiwa. Wilayah ini memiliki luas wilayah yang cukup besar dan menjadi salah satu daerah penting di Sulawesi Utara.
Proses Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Meski api telah dipadamkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Para petugas sedang memeriksa kondisi listrik dan kemungkinan faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan kebakaran. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar bagi tindakan hukum atau langkah pencegahan di masa depan.
Masyarakat sekitar juga diimbau untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di lingkungan tempat tinggal yang padat penduduk. Pemda setempat berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keamanan dan keselamatan dalam penggunaan alat-alat listrik serta menjaga lingkungan agar tidak rentan terhadap kebakaran.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar