
Peristiwa Kebakaran di Palu, Empat Unit Rumah Hangus Terbakar
Kebakaran besar terjadi di Jalan Lekatu, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu pada Jumat (02/01) malam. Kejadian ini menyebabkan empat unit rumah mengalami kerusakan parah dan habis terbakar. Pihak kepolisian melalui jajaran Polsek Palu Selatan segera tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan dan pengamanan.
Menurut laporan resmi dari Kapolsek Palu Selatan, kebakaran mulai muncul sekitar pukul 20.00 WITA. Dugaan kuat menyebutkan bahwa api berasal dari ruang di lantai dua sebuah rumah warga. Api kemudian dengan cepat menyebar ke bangunan-bangunan di sekitarnya. Saksi mata di lapangan mengatakan bahwa titik api pertama kali terlihat di kediaman milik Ibu Risnawati.
Saksi yang sedang duduk di teras rumah mendengar teriakan permohonan bantuan dari keponakan korban. Saat diperiksa, kobaran api sudah menghanguskan salah satu ruangan di lantai dua. Dari keterangan saksi, percikan api terlihat pada bagian kabel di ruangan tersebut sebelum akhirnya api merambat ke bahan kain dan membesar.
Masyarakat setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, faktor hembusan angin yang kuat serta letak bangunan yang saling berdekatan membuat api menjalar cepat ke tiga rumah lainnya. Ketiga rumah tambahan yang terbakar ini masih termasuk dalam keluarga besar yang memiliki hubungan kakak beradik.
Tiga unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu tiba di lokasi kejadian tepat pukul 20.15 WITA. Petugas damkar langsung melakukan lokalisasi area agar jilatan api tidak semakin meluas. Setelah berjuang memadamkan api selama sekitar satu jam, si jago merah berhasil dijinakkan. Tahap pendinginan dinyatakan tuntas pada pukul 21.25 WITA.
Pihak kepolisian telah memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Rincian pemilik rumah yang terkena dampak kebakaran adalah Bapak Renas S.Sos, seorang PNS, dan Bapak Novan Setiawan dari sektor swasta. Korban lainnya adalah Ibu Risnawati, pegawai P3K, serta Ibu Evi, seorang Ibu Rumah Tangga.
Total kerugian materil saat ini masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan. Dugaan sementara atas penyebab utama musibah ini adalah adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting, mengingat kesaksian tentang percikan api pada kabel di rumah pertama.
Polresta Palu memberikan imbauan kepada seluruh warga untuk senantiasa waspada dan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di hunian masing-masing. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar