
Kebakaran Gudang Penyimpanan Gas Elpiji di Sukoharjo
Pada malam hari tanggal 3 Januari 2026, sebuah gudang penyimpanan gas elpiji di Jalan Gawok, Desa Jati, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dilaporkan terbakar. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan menimbulkan kerugian materi yang cukup besar.
Sumber Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran diduga berasal dari korsleting kabel listrik yang berada di atas bangunan gudang. Percikan api yang muncul dari kabel tersebut kemudian memicu terjadinya kobaran api yang cepat menyebar ke seluruh area gudang.
Penjaga sekaligus penanggung jawab gudang, Dani (34), mengatakan bahwa kebakaran dimulai dari sumber listrik yang tidak stabil. Ia menjelaskan bahwa awalnya hanya ada percikan api kecil, namun situasi langsung memburuk dalam waktu singkat.
“Awalnya ada percikan api dari korsleting kabel listrik di atas rumah. Setelah itu saya meminta tolong warga sekitar untuk melakukan pemadaman mandiri sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Dani saat ditemui di lokasi kejadian.
Kerugian Material yang Signifikan
Dalam peristiwa ini, sekitar 200 tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dilaporkan hangus terbakar. Tabung-tabung tersebut digunakan sebagai penyimpanan gas elpiji kosong maupun berisi. Meski jumlahnya cukup besar, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Sementara itu, beberapa bangunan di sekitar lokasi gudang juga mengalami kerusakan akibat dampak kebakaran. Beberapa bagian dinding dan atap terlihat hangus akibat panas yang tinggi.
Pemadaman Api Berhasil Dilakukan
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dalam waktu relatif singkat setelah kebakaran terjadi. Mereka berhasil memadamkan api sebelum kondisi semakin memburuk. Saat dilakukan pemantauan oleh wartawan di lokasi kejadian pada Minggu (4/1/2026), area gudang tampak dalam kondisi tertutup dan api sudah padam.
Beberapa warga yang melintas di sekitar lokasi juga sempat berhenti untuk melihat bekas-bekas kejadian tersebut. Mereka tampak khawatir dengan potensi bahaya yang bisa muncul akibat kebakaran tersebut.
Dampak Terhadap Warga Sekitar
Kebakaran ini juga memberikan dampak psikologis bagi warga sekitar. Banyak dari mereka merasa takut akan kemungkinan terjadinya kejadian serupa di masa depan. Selain itu, kebakaran juga menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang tinggal di dekat lokasi gudang.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pengelola gudang dan masyarakat sekitar untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di tempat-tempat yang menyimpan bahan-bahan berbahaya seperti gas elpiji.
Langkah Pencegahan yang Diperlukan
Dari pengakuan Dani, kebakaran ini bisa saja dicegah jika sistem kelistrikan di gudang lebih diperhatikan. Ia menyarankan agar semua pengelola gudang melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan memastikan bahwa semua peralatan dalam kondisi aman.
Selain itu, penting juga untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di sekitar area gudang serta melatih warga sekitar tentang cara tanggap darurat apabila terjadi kebakaran.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar