Kebakaran rumah di Jalan DR Sutomo Kota Kendari, 2 armada damkar diterjunkan

Kebakaran rumah di Jalan DR Sutomo Kota Kendari, 2 armada damkar diterjunkan

nurulamin.pro, KENDARI -Satu unit rumah tinggal di Jalan DR Sutomo, Kelurahan Labibia, Kecamatan Labibia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan terbakar pada Sabtu (3/1/2026) pagi.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Humas Pemadam Kebakaran atau Damkar Kendari, Martoyo Awaludin, menyebut laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.13 WITA.

Menanggapi laporan tersebut, pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi untuk memastikan api benar-benar terkendali.

Kantor Damkar berada di Jalan Balai Kota III Kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia, berjarak 6,6 kilometer atau 13 menit berkendara dari lokasi kejadian.

"Menurunkan 2 unit armada, Tim Damkar Kendari tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.40 WITA," ungkap Martoyo.

Berdasarkan rekaman video di lokasi, terlihat sejumlah petugas Damkar berseragam oranye dengan sigap menyisir bagian dalam rumah yang sudah menghitam.

Kondisi bangunan tampak mengalami kerusakan serius pada bagian atap.

Petugas terlihat memfokuskan semprotan air bertekanan tinggi ke arah langit-langit dan rangka kayu penyangga seng yang hangus.

Langkah ini dilakukan untuk mematikan titik panas (hotspot) yang masih mengepulkan asap tebal.

Di dalam ruangan, genangan air bercampur sisa material kebakaran tampak menutupi lantai, sementara beberapa peralatan rumah tangga seperti kipas angin dinding terlihat rusak akibat suhu panas.

Martoyo menjelaskan, saat tim tiba, api sebenarnya sudah berhasil dijinakkan oleh warga sekitar.

Namun, kehadiran Damkar tetap diperlukan untuk prosedur teknis pendinginan.

"Proses penyiraman dan pendinginan dimulai segera setelah tim tiba, karena rumah yang terbakar masih mengeluarkan asap dan berpotensi memicu kebakaran susulan jika tidak ditangani hingga tuntas," tambahnya.

Selama proses berlangsung, petugas juga menggunakan masker pelindung pernapasan untuk menembus kepulan asap yang masih memenuhi ruangan sempit tersebut.

Sekitar pukul 08.50 WITA, petugas memastikan suhu di area terdampak sudah stabil dan api dinyatakan padam sepenuhnya.(*)

(nurulamin.pro/Sugi Hartono)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan