Kebiasaan Wisata Air Lembah Bajuin Saat Banjir, Membuat Pengunjung Khawatir

Kebiasaan Wisata Air Lembah Bajuin Saat Banjir, Membuat Pengunjung Khawatir

Wisata Lembah Bajuin di Tanahlaut Kalsel Saat Hujan Deras

Pada Jumat (26/12/2025) subuh, wilayah Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan kembali diguyur hujan deras. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat, terutama karena hujan sering terjadi pada dini hari, terutama menjelang dan setelah waktu subuh. Namun, kali ini hujan hanya berlangsung sekitar 20 menit. Pukul 07.30 Wita, matahari mulai terlihat.

Hujan deras yang terjadi pada Rabu kemarin juga disertai angin kencang, menyisakan dampak negatif di beberapa tempat. Di Desa Gunungmas, Kecamatan Batuampar, sebelas unit rumah mengalami kerusakan akibat angin kencang dengan tingkat kerusakan bervariasi (ringan dan sedang). Dua rumah di Kecamatan Kurau, yaitu di Desa Malukabaulin dan Tambak Karya, juga mengalami hal serupa.

Di kawasan wisata Bajuin, Desa Sungaibakar, Kecamatan Bajuin, aliran air sungai sempat meluap dan menimbulkan kepanikan di kalangan pelancong. Videonya pun beredar luas di media sosial. Terlihat satu tenda camping pelancong hampir hanyut oleh arus deras yang meluapi bantaran sungai. Penghuni camping itu tampak panik dan berusaha menyelamatkan tendanya.

Kepala Desa Sungaibakar, H Hadran, mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang memang mendera kampungnya pada Rabu subuh. Sungai di kawasan Lembah Bajuin yang biasanya dangkal dalam kondisi normal, seketika dipenuhi air dengan arus deras. Beberapa pelancong yang camping di dekat bantaran sungai setempat sempat panik.

"Itu mereka yang mendirikan tendanya di bagian bawah, jadi ya begitu kalau pas ada hujan deras. Tapi semua aman saja. Kemarin itu yang camping juga tak banyak. Kalau campingnya agak ke atas, tetap aman aja tendanya," ujar Hadran.

Ia menjelaskan bahwa setiap kali terjadi hujan deras, aliran air di Lembah Bajuin rentan meluap dan berarus deras. Termasuk di kawasan wisata Pemandian Mekar Banyu Batuah yang berada di tepi jalan aspal dekat jembatan besi. Namun, kondisi seperti itu tidak lama. Hanya sekitar dua atau tiga jam air telah surut dan kembali normal. "Cepat airnya meluap, tapi cepat pula surutnya," tambah Hadran.

Ia mengimbau para pelancong yang menginap (camping) di Lembah Bajuin untuk memasang tenda di tempat yang tinggi. Hendaknya menghindari di bantaran sungai karena rentan apabila mendadak hujan deras.

5 Tips Berwisata pada Musim Hujan agar Tetap Aman

Belakangan ini, curah hujan memang sedang tinggi-tingginya. Bahkan, terjadi banjir di beberapa daerah. Meski begitu, bukan berarti aktivitas travelling dan berwisata tidak bisa dilakukan sama sekali pada musim hujan bagi pencinta aktivitas tersebut.

Oleh karena itu, perlu persiapan lebih untuk berwisata di musim hujan dibanding saat musim kemarau. Berikut ini adalah lima tips berwisata di musim hujan agar tetap aman:

  • Siapkan jas hujan atau payung
    Alat pelindung hujan, seperti jas hujan atau payung, wajib dibawa saat berwisata di musim hujan. Jika berencana jalan-jalan di tengah kota maka payung dan jaket sudah cukup. Namun, lain halnya jika bepergian naik sepeda motor. Wajib menyiapkan jas hujan, sandal, dan baju ganti jika perlu.

  • Konsumsi vitamin dan bawa obat ringan
    Pertahanan utama dari cuaca buruk adalah daya tahan tubuh yang baik. Oleh karenanya, biasakan mengonsumsi vitamin dan makanan penambah imun tubuh selama musim hujan. Perlengkapan bikers saat musim hujan:

  • Selalu sediakan pula obat-obatan ringan, seperti obat sakit kepala, minyak gosok, atau jamu masuk angin sebagai pertolongan pertama di perjalanan.

  • Memilih tempat wisata dalam ruangan
    Jika Anda tidak ingin mengambil risiko cuaca yang kurang bersahabat maka memilih tempat wisata indoor bisa jadi pilihan. Museum adalah salah satu contoh tempat wisata indoor yang menarik. Agar lebih aman, datang saat tempat baru buka atau menjelang tutup sehingga lebih sepi.

  • Mengonsumsi makanan hangat
    Jangan pergi dengan perut kosong. Lebih baik lagi, hangatkan diri Anda dengan makanan berkuah di sela-sela waktu kunjungan. Pilihannya beragam. Bisa sup, soto, atau sekadar minuman hangat, seperti wedang jahe yang cocok dinikmati saat cuaca sedang dingin.

  • Pantau ramalan cuaca
    Gunakan gadget Anda secara maksimal dengan mengikuti perkembangan dan prediksi cuaca setiap hari. Berkendara di musim hujan:

  • Jangan hanya melihat suhunya, lihat juga secara detail perkiraan cuaca setiap jam, persentase potensi turun hujan, dan bandingkan dengan beberapa sumber agar hasilnya lebih akurat.
  • Jika Anda berencana pergi ke luar kota, jangan lupa untuk memeriksa kondisi cuaca di kota tujuan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan