
Wilayah Terbanyak Peredaran Narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kecamatan Kandangan masih menjadi lokasi yang paling tinggi peredaran narkoba. Diikuti oleh Kecamatan Daha Selatan, Sungai Raya, Padang Batung, Daha Utara, Angkinang, Loksado, Telaga Langsat, Simpur, dan Kalumpang. Hal ini disampaikan oleh Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi saat paparan tahunan Satresnarkoba dalam Konferensi Pers pengungkapan perkara Narkoba tahun 2025 di Aula Amandit, Mapolres HSS.
Menurut Kapolres, dari total perkara narkoba yang ditangani, sebagian besar tersangka adalah para pengedar yang berasal dari luar Kabupaten HSS atau daerah tetangga. Pada tahun 2024, jumlah pengedar mencapai 108 orang, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 114 orang. Meskipun terjadi kenaikan, jumlah barang bukti yang ditemukan relatif sedikit, menunjukkan bahwa kegiatan pengedaran ini lebih untuk kebutuhan pribadi daripada bisnis besar.
Secara keseluruhan, dalam tahun 2025, terdapat 99 kasus narkoba dengan total 121 tersangka. Dari jumlah tersebut, 6 di antaranya adalah perempuan dan 115 laki-laki. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu-sabu seberat 361,18 gram, Dextro sebanyak 100 butir, serta daftar G sebanyak 180 butir. Mayoritas tersangka berusia antara 15 hingga 30 tahun, dengan dominasi dari kalangan wiraswasta.
Kapolres HSS AKBP Yakin mengharapkan keberhasilan penangkapan ini dapat membantu mengurangi dan memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah HSS. Konferensi Pers ini juga menghadirkan para tersangka dari kasus narkotika yang telah ditangani oleh Sat Resnarkoba Polres HSS.
Salah satu tersangka, R, warga Hamayung, Kecamatan Daha Utara, mengakui penyesalan atas tindakannya. Ia menyatakan rasa penyesalan yang mendalam, terlebih karena usianya yang sudah cukup tua.
12 Tips Mencegah Penyalahgunaan Narkoba
Narkoba memiliki dampak negatif yang sangat besar bagi jiwa dan raga bagi siapa saja yang menyalahgunakannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah penyalahgunaan narkoba. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Melakukan penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan stake holder seperti pemerintahan, aparat hukum, dinas kesehatan, dan pendidikan.
- Melakukan razia secara berkala dan mendadak di tempat-tempat yang dianggap berpotensi melakukan penyalahgunaan narkoba.
- Mendampingi dan merangkul seseorang yang berpotensi melakukan penyalahgunaan narkoba dengan memberi perhatian dan kasih sayang.
- Menekankan pendidikan agama dan moral agar mereka memahami efek buruk dan dosa yang akan diterima.
- Menggunakan cara edukasi dengan mengadakan pembinaan lingkungan hidup masyarakat terutama remaja dan pemuda melalui kegiatan kreatif dan produktif.
- Mewaspadai tempat-tempat peredaran dan pengguna narkoba.
- Ikut serta menyatakan perang dengan segala bentuk narkoba melalui slogan-slogan antinarkoba.
- Aparat hukum bersama masyarakat mengungkap motif kejahatan narkoba dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.
- Melakukan penyelidikan dan menindak dengan melibatkan instansi terkait dan partisipasi masyarakat.
- Melakukan proses hukum secara obyektif, transparan, cepat, dan adil oleh aparat hukum yang profesional.
- Melakukan pendidikan, kampanye, atau penyebaran pengetahuan tentang bahaya narkoba melalui keluarga, sekolah, organisasi, dan tempat umum.
- Melakukan pemeriksaan fisik dan mental, tahap detoxifikasi, serta terapi medik untuk mengurangi ketergantungan secara bertahap.
Dilansir dari buku Asuhan Kebidanan Kesehatan Reproduksi Remaja (2023) oleh Ecih Winengsih dan teman-teman, berikut solusi mengatasi penyalahgunaan narkoba:
- Membawa pengguna narkoba ke pusat rehabilitasi untuk mendapatkan penanganan medis langsung.
- Membina dan mempererat hubungan dengan Tuhan.
- Melakukan komunikasi terapeutik dengan penderita pencandu narkoba.
- Mengajak melakukan aktivitas fisik dan berperilaku positif sesuai minat mereka.
- Membantu mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
- Mengajarkan gaya hidup sehat.
- Mengajarkan cara menyelesaikan masalah.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkoba dan memberikan solusi bagi para pengguna yang membutuhkan bantuan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar