
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk
Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, pada Kamis 11 Desember 2025 malam. Peristiwa tersebut berlangsung di kilometer 89-90 Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo sekitar pukul 20.00 WITA. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun satu orang mengalami luka ringan dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan.
Detail Kecelakaan
Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan, yaitu: * Truk tronton dengan nomor polisi plat kuning G 8813 OF. * Kendaraan truk Isuzu N 8431 RH. * Sepeda motor NMax DK 4248 WQ. * Mobil Avanza DK 1861 WF. * Satu unit truk tak dikenal.
Truk tronton yang dikemudikan I Gusti Alit Ketut Sanjaya (32) asal Tukadaya, Kecamatan Melaya, awalnya bergerak dari arah timur menuju barat atau arah Denpasar menuju Gilimanuk. Tronton beriringan dengan truk Isuzu dan di depannya melaju sepeda motor serta mobil Avanza. Namun, truk tak dikenal tersebut tiba-tiba berhenti di jalur kiri dari arah timur.
Pada saat itu, kondisi cuaca mendung setelah hujan dan jalan terlihat remang-remang karena tidak dilengkapi lampu penerangan jalan. Arus lalu lintas dalam kondisi sedang. Truk tronton yang tidak dapat menguasai kendaraannya menabrak bagian belakang truk Isuzu yang mengurangi kecepatannya. Akibatnya, truk Isuzu bergerak ke kiri dan menabrak bagian belakang kiri mobil Avanza. Tak disangka, truk tronton yang berada di belakangnya masih melaju dan menyeruduk sepeda motor serta mobil Avanza. Avanza yang tertabrak tronton lalu terdorong ke depan dan menabrak kembali truk tak dikenal yang sempat berhenti di pinggir jalan tersebut.
Kerugian Material dan Korban
Menurut informasi yang diperoleh, kerugian material dari kecelakaan beruntun ini ditaksir mencapai Rp75 juta. Sementara itu, satu orang mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran pengemudi untuk selalu memperhatikan situasi lalu lintas.
Penjelasan dari Polisi Lalu Lintas
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menyampaikan bahwa kecelakaan beruntun ini terjadi karena pengemudi truk tronton kurang fokus saat ada kendaraan lain di depannya melambat. "Beruntung tidak ada korban, namun satu orang mengalami luka ringan dan sejumlah kendaraan rusak akibat kejadian lakalantas beruntun itu," ujarnya.
Dia juga mengimbau agar seluruh masyarakat tetap memperhatikan situasi lalulintas ketika berkendara di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. Sebab, jalur yang dikenal sebagai Jalur Tengkorak ini dikenal padat dan sering terjadi kecelakaan.
Imbauan untuk Pengendara
Iptu Aldri Setiawan menekankan bahwa para pengendara harus menjadi pelopor dalam mencegah kecelakaan lalu lintas. "Kami imbau agar seluruh pengendara menjadi pelopor untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang bisa saja menyebabkan fatalitas bagi diri sendiri maupun orang lain," imbuhnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan saat berkendara, terutama di jalur yang memiliki risiko tinggi seperti Jalur Tengkorak.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar