Kecelakaan Maut di Batam Tewaskan Driver Ojol dan 3 Fakta Tersembunyi

Kecelakaan Maut di Batam Tewaskan Driver Ojol dan 3 Fakta Tersembunyi

Kecelakaan Maut di Batam: Fakta-Fakta yang Menggemparkan

Kecelakaan maut yang terjadi di Batam pada Rabu (31/12/2025) sekira pukul 09.45 WIB menjadi penghujung tahun 2025 yang menyedihkan. Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Kejadian ini terjadi di jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang mengarah ke Batuampar.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab lakalantas tersebut. Berikut adalah beberapa fakta terkait kecelakaan maut di Batam:

Identitas Korban Kecelakaan Maut di Batam

Korban kecelakaan tersebut bernama Arahman Saputra, seorang pria berusia 29 tahun. Ia dikenal sebagai pengemudi ojek online. Jaket hitam hijau khas salah satu aplikator ojek online masih ia kenakan saat kejadian.

Posisi korban lakalantas di Batam diketahui tengkurap di jalan setelah Flyover Laluan Madani dari arah K-Square menuju Batuampar. Helm yang ia gunakan berada tak jauh dari lokasi ia terjatuh. Motor korban telah ditepikan ke sisi jalur agar tidak mengganggu arus lalu lintas di belakang.

Kecelakaan Maut di Batam Terekam Dashcam Mobil

Kecelakaan maut di Batam yang merenggut nyawa seorang driver ojol diketahui terekam dashcam mobil. Dalam rekaman tersebut, terlihat sepeda motor korban dan sebuah truk melaju dari arah yang sama menuju Simpang Baloi. Kedua kendaraan disebut melaju dengan kecepatan sedang saat melintas di Flyover Laluan Madani.

Pengemudi ojek online, Arahman Saputra (29), berada di lajur paling kiri flyover, sementara truk melaju di lajur sebelahnya. Situasi lalu lintas pada jam itu tampak relatif normal. Saat memasuki titik peleburan jalan, sebuah sepeda motor dari arah Tiban terlihat hendak masuk ke Jalan Yos Sudarso melalui jalur akselerasi. Motor tersebut langsung masuk ke lajur, namun diduga kendaraan tidak dalam posisi seimbang.

Dalam rekaman dashcam, sepeda motor dari arah Tiban tersebut tampak menyenggol motor Arahman. Benturan itu menyebabkan sepeda motor korban terjatuh ke sisi kanan. Akibat kejadian tersebut, Arahman terjatuh dan masuk ke kolong truk yang berada di lajur sebelahnya. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Komando Batam Bersikap

Komunitas Andalan Driver Online (Komando) Batam turut berduka cita atas kejadian yang merenggut nyawa rekan mereka. "Kami keluarga besar KOMANDO Batam turut berduka atas meninggalnya rekan seprofesi kami," ujar Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan kepada nurulamin.pro.

Berdasarkan informasi dari Satgas Komando yang mendampingi di UGD RS Awal Bros, korban aktif sebagai pengemudi di dua aplikator. "Informasi yang kami terima, almarhum aktif di Gojek dan Grab," tambahnya. Feryandi berharap pihak aplikator dapat memberikan perhatian kepada keluarga korban, termasuk santunan.

"Kecelakaan terjadi di flyover yang dekat RS Awal Bros. Tentu kami berharap agar pihak aplikator memberikan santunan kepada keluarga Beliau," ungkapnya. Meski korban bukan anggota Komando, Feryandi menegaskan solidaritas tetap diberikan kepada keluarga Almarhum.

“Walaupun Beliau tidak terdaftar di Komando, Beliau tetap rekan seprofesi kami. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” tutupnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan