
Ringkasan Berita:
- Tabrakan maut Daihatsu Raize vs Truk terjadi di Desa Gajah, Ngoro, Jombang, Jatim pada Sabtu (3/1/2026) siang.
- Pengemudi mobil Raize asal Solo, ST Anang Sofiantoro (67), meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Jombang.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan adu banteng ini, dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
nurulamin.pro, JOMBANG- Aspal jalanan Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), mendadak berubah menjadi saksi bisu tragedi berdarah pada Sabtu (3/1/2026) siang.
Terjadi kecelakaan maut "adu banteng" yang melibatkan mobil pribadi dan truk pengangkut barang, nyawa seorang pengemudi terenggut setelah benturan hebat terjadi di tengah jalur yang biasanya ramai.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Raize bernopol AD 1107 IO, yang bertabrakan langsung dengan truk Mitsubishi bernopol S 8516 WS dari arah berlawanan.
Kronologi Benturan Hebat di Jalur Ngoro
Kejadian bermula saat mobil Daihatsu Raize yang dikemudikan oleh ST Anang Sofiantoro (67), warga asal Solo, Jawa Tengah (Jateng), melaju dari arah timur menuju barat.
Di saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi yang dikendarai Ari Taufiqi (29) melaju dari arah barat menuju timur.
Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat dan kecepatan yang tidak terhindarkan, kedua kendaraan tersebut saling menghantam bagian depan dengan sangat keras.
Seorang saksi mata di lokasi, Samian (56), menggambarkan betapa ngerinya detik-detik pasca-kejadian.
"Benturannya sangat keras sampai membuat pengemudi mobil terjepit di dalam kabin. Warga dan petugas langsung berusaha menolong sesaat setelah tabrakan," ujarnya di lokasi kejadian.
Korban Jiwa dan Luka-luka
Pihak kepolisian segera mengevakuasi para korban ke fasilitas medis terdekat.
Namun, luka berat yang dialami pengemudi Raize, Anang Sofiantoro, membuatnya tidak mampu bertahan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengonfirmasi kabar duka tersebut.
"Pengemudi mobil meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Jombang. Sementara itu, satu penumpang mobil bernama Tetantri Endah (63) mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan intensif," kata Ipda Siswanto saat dikonfirmasi, Sabtu sore.
Pengemudi truk dan penumpangnya, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka yang berarti, meskipun bagian depan truk mengalami kerusakan.
Penyelidikan Polisi dan Imbauan Keselamatan
Hingga saat ini, Satlantas Polres Jombang masih melakukan pendalaman, untuk mengetahui penyebab pasti mengapa salah satu kendaraan bisa keluar jalur hingga memicu tabrakan head-on.
Petugas telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat.
Ipda Siswanto juga memberikan peringatan keras kepada para pengguna jalan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga konsentrasi saat berkendara guna menghindari kecelakaan serupa," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar