Kekurangan 807 Guru di Mempawah, Disdikporapar Usulkan PPPK untuk Tambahan

Kekurangan 807 Guru di Mempawah, Disdikporapar Usulkan PPPK untuk Tambahan

Kekurangan Guru di Kabupaten Mempawah Mengkhawatirkan

Berdasarkan data terbaru hingga bulan Juni 2025, jumlah kekurangan guru di Kabupaten Mempawah mencapai angka yang sangat mengkhawatirkan, yaitu sebanyak 807 orang. Angka ini terdiri dari 15 guru TK, 586 guru SD, dan 206 guru SMP. Hal ini menunjukkan bahwa masalah kekurangan tenaga pendidik tidak hanya terjadi di satu jenjang pendidikan saja, tetapi melibatkan berbagai tingkatan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, menjelaskan bahwa kekurangan terbesar terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, hal ini disebabkan oleh jumlah sekolah dasar yang lebih banyak dibandingkan dengan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Yang paling banyak kurang guru itu di jenjang SD. Karena jumlah sekolah paling banyak di Kabupaten Mempawah adalah SD jika dibandingkan dengan TK dan SMP," jelas El Zuratnam.

Saat ini, jumlah guru aktif di Kabupaten Mempawah mencapai 1.895 orang. Jumlah ini terdiri dari 42 guru TK, 1.360 guru SD, dan 493 guru SMP. Meskipun jumlah tersebut cukup besar, namun masih belum mampu memenuhi kebutuhan ideal yang ada di lapangan.

Untuk mengatasi kekurangan guru tersebut, El Zuratnam menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan penambahan guru kepada pemerintah pusat maupun daerah melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.

"Mudah-mudahan nanti ada tambahan dari PPPK, baik itu penuh waktu maupun paruh waktu," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penambahan guru sangat dibutuhkan karena setiap tahun jumlah guru terus berkurang akibat pengajuan pensiun yang sifatnya rutin.

"Guru memang mengalami pengurangan, karena setiap hari atau setiap minggu ada yang mengajukan pensiun. Maka akan tetap berkurang dan itu hal yang lumrah," jelasnya.

Menurut El Zuratnam, kondisi ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Ia memastikan upaya strategis terus dilakukan agar kebutuhan tenaga pendidik dapat terpenuhi demi menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah.

"Maka akan kita upayakan menyampaikan kepada pemerintah untuk dapat menambah guru, apakah itu lewat PPPK paruh waktu yang bisa segera diangkat untuk mengisi kekurangan guru yang memasuki masa pensiun," ungkapnya.

Upaya Penambahan Guru yang Dilakukan

Beberapa langkah telah diambil oleh Disdikporapar Mempawah untuk mengatasi masalah kekurangan guru. Berikut beberapa upaya yang dilakukan:

  • Pengajuan Penambahan Guru: Pihak Disdikporapar telah mengajukan permohonan penambahan guru kepada pemerintah pusat dan daerah melalui skema PPPK.
  • Penambahan Guru Paruh Waktu: Pihak dinas juga berencana untuk menambah guru paruh waktu agar dapat segera diangkat dan mengisi kekosongan guru yang memasuki masa pensiun.
  • Peningkatan Kualitas Pendidikan: Dengan penambahan guru, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah dapat meningkat, sehingga siswa mendapatkan layanan pendidikan yang lebih baik.

Tantangan dalam Pengadaan Guru

Meski telah dilakukan berbagai upaya, tantangan dalam pengadaan guru tetap menjadi isu yang kompleks. Salah satu tantangan utamanya adalah jumlah guru yang terus berkurang setiap tahun akibat pensiun. Hal ini membuat kebutuhan akan penambahan guru semakin mendesak.

Selain itu, proses rekrutmen dan pengangkatan guru juga memerlukan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, pihak Disdikporapar terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses pengangkatan guru.

Kesimpulan

Masalah kekurangan guru di Kabupaten Mempawah menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Dengan jumlah kekurangan yang signifikan, diperlukan tindakan cepat dan efektif untuk menutupi kekosongan tersebut. Selain itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan juga harus terus dilakukan agar siswa dapat merasakan manfaat dari penambahan guru tersebut.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan