
Lokasi Kejadian Masih Menarik Perhatian Warga
Tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya tiga anggota keluarga di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih menjadi perhatian warga sekitar. Pada hari Sabtu (3/1/2026), kontrakan yang menjadi lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi. Penyidik kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.
Keterangan Tetangga dan Ketua RT
Salah satu tetangga pemilik warung dekat kontrakan korban mengaku bahwa keluarga tersebut tergolong tertutup dan jarang keluar. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT 06, Ruslan. Ia menyebut keluarga tersebut tidak pernah menceritakan apapun tentang masalah yang mereka alami kepada warga sekitar, termasuk dirinya sebagai ketua RT.
“Tidak pernah ada ribut-ribut, juga nggak pernah cerita soal masalah apa pun. Karena kan orangnya nggak pernah cerita sama tetangga juga,” kata Ruslan.
Ruslan menjelaskan bahwa korban merupakan pendatang baru yang sebelumnya tinggal di wilayah yang tidak jauh dari Warakas. Ia menyebut korban memang tergolong orang yang jarang berkomunikasi dengan orang luar. Hanya sebatas tegur sapa sekadarnya.
“Orangnya jarang komunikasi dengan tetangga. Paling cuma sapa sekadarnya saja,” ujarnya.
Jumlah Penghuni Rumah Kontrakan
Lebih lanjut, Ruslan menerangkan bahwa berdasarkan informasi yang ia ketahui, jumlah penghuni rumah kontrakan tersebut sekitar empat orang. Salah satu anggota keluarga sempat tinggal di luar dan baru kembali ke Jakarta.
“Soal identitas lengkap saya nggak hafal. Kalau lihat awalnya, yang tinggal di situ sekitar empat orang. Katanya ada satu yang sempat mondok dan baru pulang,” kata Ruslan.
Awal Kejadian Terungkap
Saat kejadian, Ruslan menceritakan bahwa keadaan keluarga di dalam kontrakan pertama kali diketahui setelah salah satu kerabat keluarga datang ke lokasi dan mendapati kondisi rumah yang mencurigakan. Ia kemudian menelepon Ruslan selaku ketua RT setempat. Selanjutnya, Ruslan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dari luar rumah. Namun ia tidak berani masuk dan memilih melaporkannya ke Bhabinkamtibmas.
“Saya datang cuma cek lokasi. Saya lihat pintu sudah terbuka dan di kamar depan terlihat ada yang tergeletak. Saya langsung telepon Pak Bhabinkamtibmas. Saya tidak berani masuk, langsung ditangani polisi,” kata Ruslan.
Identitas Korban
Tiga korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam kemerahan pada bagian tubuh. Korban terdiri dari seorang ibu, Siti Solihah (50) serta dua anaknya, Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).
Penyelidikan dan Autopsi Masih Berjalan
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan oleh dokter forensik. Sejumlah barang di TKP sudah diamankan untuk dicek di labfor antara lain botol, sprei, hingga pakaian korban. Polisi tengah menelusuri CCTV di sekitar rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 No 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penelusuran CCTV guna mengungkap kasus tewasnya satu keluarga yang terjadi pada Jumat (2/1/2026). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menuturkan bahwa CCTV sedang dianalisis oleh penyidik.
“Itu juga masih dalam analisa kami,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Menurutnya belum ada petunjuk jelas mengenai penyebab kematian satu keluarga. AKBP Onkoseno menyatakan tidak ingin berspekulasi terkait kabar satu keluarga ini tewas akibat keracunan.
“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” tukasnya.
Hasil Autopsi Masih Dalam Proses
Sementara itu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati tengah melakukan autopsi terhadap tiga jenazah keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan ke keluarganya,” kata Karumkit RS Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Brigjen Prima menuturkan bahwa hasil autopsi belum dapat disampaikan karena membutuhkan waktu. “Untuk hasilnya masih nunggu toksikologi,” ungkap dia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar