Kematian 3 Orang di Warakas Jakut, Puslabfor Polri Turun Tangan

Kematian 3 Orang di Warakas Jakut, Puslabfor Polri Turun Tangan

Penyelidikan Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Jalan Warakas

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri sedang melakukan penyelidikan terkait kematian tiga orang yang ditemukan dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (2/1/2026), dan hingga saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan bukti-bukti untuk mengetahui penyebab kematian ketiga korban tersebut.

Kepala Unit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana menjelaskan bahwa polisi telah membawa benda-benda yang ada di sekitar korban sebagai barang bukti. Salah satu benda yang diamankan adalah botol air yang berada di atas meja. Selain itu, ditemukan juga teh yang disiapkan di panci di area dapur.

"Ada teh di sekitar dapur yang disiapkan di panci," kata Seno, Sabtu (3/1/2026).

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik sebelum dapat menyimpulkan penyebab kematian ketiga korban. Selain itu, polisi juga masih memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut akan menjadi salah satu bukti penting dalam proses penyelidikan.

Polres Metro Jakarta Utara telah mengambil beberapa rekaman CCTV dari rumah kontrakan tersebut. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar membenarkan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah CCTV untuk dijadikan barang bukti. "CCTV masih dianalisa," ujarnya.

Menurut informasi yang diperoleh, tiga mayat pertama kali ditemukan oleh salah satu anak korban ketika ia pulang kerja. Saat membuka pintu rumah, anak tersebut melihat ketiga keluarganya dalam kondisi seperti tertidur namun mengeluarkan busa dari mulutnya. Dari situ, ia langsung meminta bantuan kepada masyarakat sekitar.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan tiga mayat di Jalan Warakas 8. Ketiga korban tersebut memiliki inisial S (perempuan, usia 50 tahun), AA (perempuan, usia 27 tahun), dan A (laki-laki, usia 13 tahun).

Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam rumah kontrakan. Hasil penanganan awal di TKP menunjukkan bahwa ketiganya meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah di tubuhnya. Informasi ini menjadi salah satu petunjuk awal bagi penyidik untuk menentukan penyebab kematian mereka.

Proses Penyelidikan yang Masih Berlangsung

Selain pemeriksaan medis dan analisis CCTV, polisi juga masih meminta keterangan dari saksi yang selamat. Saat ini, saksi tersebut sedang dirawat di rumah sakit. Pihak kepolisian berharap bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dari saksi tersebut untuk melengkapi gambaran lengkap tentang peristiwa yang terjadi.

Proses penyelidikan ini dilakukan secara hati-hati dan terstruktur agar tidak ada bukti yang terlewat. Setiap langkah yang diambil oleh aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan keadilan dan kejelasan tentang kematian tiga korban tersebut.

Kesimpulan

Penyelidikan terhadap kematian tiga orang di Jalan Warakas masih berlangsung. Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang relevan. Hasil pemeriksaan forensik dan analisis CCTV akan menjadi kunci dalam menentukan penyebab pasti kematian ketiga korban. Sampai saat ini, penyidik masih menunggu hasil akhir dari pemeriksaan tersebut.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan