Kembalinya Maghfira dan Andini dari Olimpiade Robotik Tiongkok Disambut Pemprov Maluku Utara

Kembalinya Maghfira dan Andini dari Olimpiade Robotik Tiongkok Disambut Pemprov Maluku Utara

Kembalinya Dua Pelajar Ternate Setelah Meraih Prestasi Internasional

Dua pelajar SMA Negeri 2 Ternate, Maghfira Abdullah dan Andini Putri Faruk, kembali menginjakkan kaki di Maluku Utara dengan membawa kebanggaan besar bagi daerah dan Indonesia. Mereka tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate pada Jumat (26/12/2025) pagi setelah mengikuti ajang World Youth Robotic Competition (YRC) di Tiongkok. Perjalanan mereka dari Tiongkok menuju Jakarta lalu melanjutkan penerbangan ke Ternate menggunakan maskapai Batik Air.

Maghfira dan Andini datang bersama guru pembimbing mereka, Iriyani, yang telah mendampingi sejak masa persiapan hingga kompetisi robotik tingkat dunia tersebut. Kehadiran mereka disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, yang menyampaikan bahwa penjemputan ini dilakukan atas arahan langsung Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos.

“Begitu kami menerima informasi kedatangan mereka pagi ini, saya langsung melapor kepada Ibu Gubernur. Beliau memerintahkan agar kami menjemput langsung di bandara. Insya allah, Ibu Gubernur akan menerima mereka secara resmi dalam Malam Apresiasi Akhir Tahun yang digelar pada Minggu, 28 Desember,” ujar Abubakar.

Proses Panjang dan Kerja Keras

Di balik capaian gemilang tersebut, Abubakar mengungkapkan adanya proses panjang dan kerja keras yang dimulai dari penguatan kapasitas guru. Guru pembimbing Iriyani sebelumnya mengikuti pelatihan coding dan robotik yang diselenggarakan oleh July Robotic Jakarta. Sebagai Duta Teknologi Maluku Utara, ia kemudian mendapat tantangan untuk mengembangkan pembelajaran robotik di daerah.

“Tantangan itu beliau terima dengan penuh komitmen. Prosesnya berjalan cepat dan intens. Saya terus memantau perkembangannya hingga akhirnya beliau melaporkan kesiapan berangkat bersama dua siswa. Semua ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh Ibu Gubernur Maluku Utara,” jelasnya.

Harapan untuk Ekosistem Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Lebih dari sekadar raihan medali, prestasi Maghfira dan Andini dinilai sebagai titik awal tumbuhnya ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi di Maluku Utara. Kepala Dinas Pendidikan juga menyampaikan pesan khusus dari Gubernur agar capaian tersebut terus dijaga dan dikembangkan ke level yang lebih luas.

“Ibu Gubernur berpesan agar prestasi ini tidak berhenti di sini. Bahkan harus diperluas ke cabang lomba sains lainnya. Harapannya, SMA Negeri 2 Ternate bisa menjadi rujukan nasional. Ke depan, jika berbicara tentang robotik di Indonesia, SMAN 2 Ternate harus menjadi referensi,” katanya.

Harapan Baru dari Timur Indonesia

Kepulangan Maghfira dan Andini bukan sekadar membawa pulang piala dan medali. Lebih dari itu, mereka membawa harapan baru bahwa dari timur Indonesia, lahir generasi muda yang siap bersaing, berinovasi, dan bersinar di panggung dunia.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan