Kemenhaj Kepahiang Luncurkan Tim Baru, Harlen Davis Munandar Jabat Kepala Kantor

Kemenhaj Kepahiang Luncurkan Tim Baru, Harlen Davis Munandar Jabat Kepala Kantor

Kemenhaj dan Umrah Kepahiang Berdiri Sendiri, Kakan Diisi Oleh Harlen Davis Munandar

Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Kepahiang kini resmi berdiri sebagai lembaga tersendiri, terpisah dari Kementerian Agama (Kemenag) Kepahiang. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan ibadah haji dan umrah di wilayah tersebut.

Harlen Davis Munandar kini menjabat sebagai Kepala Kantor (Kakan) Kemenhaj Kepahiang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) di Kemenag Kepahiang. Pelantikan Harlen dilakukan pada 28 November 2025 lalu, bersamaan dengan pelantikan 9 Kakan Kemenhaj kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

"Alhamdulillah, kita di Kepahiang sudah ada Kemenhaj, untuk melakukan tugas-tugas di bidang haji dan umroh," kata Harlen kepada reporter, Jumat (12/12/2025) pukul 17.30 WIB sore.

Perpindahan Kantor Sementara

Sebagai lembaga yang telah berdiri sendiri, Kemenhaj Kepahiang kini tidak lagi berkantor di Kemenag Kepahiang. Pihaknya kini berada di kantor sementara di wilayah Desa Taba Tebelet, Kepahiang.

"Kemarin kita sudah mulai pindah," ujar Harlen.

Perpindahan ini dilakukan agar Kemenhaj Kepahiang dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya tanpa terganggu oleh aktivitas Kemenag.

Sosialisasi Kuota Haji

Dari awal berdirinya, Kemenhaj Kepahiang langsung bergerak cepat untuk melakukan sosialisasi kuota haji. Perubahan kuota haji terjadi sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2025, yang merupakan perubahan ketiga atas UU nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Harlen mengatakan pihaknya mendatangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang untuk memperkuat koordinasi serta melakukan sosialisasi ke masyarakat. Perubahan kuota haji ini memerlukan pemahaman yang lebih baik dari masyarakat.

"Alhamdulillah, meski sedih, masyarakat kita di Kepahiang menerima semua perubahan ini," ungkap Harlen.

Tantangan dan Persiapan Masa Depan

Meskipun ada tantangan dalam proses adaptasi, Harlen menyatakan bahwa pihaknya siap menghadapi berbagai situasi yang muncul. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara Kemenhaj Kepahiang dengan masyarakat dan instansi terkait.

Selain itu, Kemenhaj Kepahiang juga akan terus memperkuat sistem administrasi dan layanan kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan transparan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

  • Sosialisasi kuota haji: Kemenhaj Kepahiang melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait perubahan kuota haji.
  • Koordinasi dengan pemerintah daerah: Melalui pertemuan dengan Pemkab Kepahiang, Kemenhaj memastikan adanya dukungan dan kerja sama.
  • Perpindahan kantor: Kemenhaj Kepahiang kini berada di kantor sementara di Desa Taba Tebelet.
  • Peningkatan pelayanan: Fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan