Kemenhub: 16 Juta Orang Gunakan Transportasi Umum Selama Nataru, Naik 7% YoY


nurulamin.pro,
JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan bahwa jumlah pengguna transportasi umum selama masa angkutan Nataru 2025/2026 telah mencapai hampir 16 juta pergerakan, tepatnya sebanyak 15.993.051 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu 14.941.524 orang.

Berdasarkan data yang diterima, transportasi umum yang paling banyak digunakan adalah perkeretaapian, dengan total pengguna sebanyak 5.802.443 orang. Selanjutnya, transportasi udara mencatatkan 3.710.767 orang, transportasi laut sebanyak 1.316.956 orang, penyeberangan sebanyak 2.753.167 orang, dan transportasi darat menggunakan bus di Terminal Tipe A dan Tipe B sebanyak 2.409.718 orang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa kenaikan jumlah pengguna transportasi tersebut menjadi indikator bahwa kebijakan stimulus penurunan atau diskon tarif transportasi yang diamanahkan oleh Presiden Prabowo sudah dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat. Ia berharap jumlah pengguna transportasi akan terus meningkat hingga akhir masa angkutan Nataru 2025/2026.

Secara umum, penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 hingga saat ini berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Namun, ada beberapa hal penting yang tetap menjadi perhatian, terutama mengenai aspek keselamatan. BMKG telah memperingatkan adanya potensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga 5 Januari 2026.

Menhub Dudy turut menyesalkan terjadinya beberapa insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa dalam beberapa waktu terakhir. Ia berkomitmen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, serta lancar.

Survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) menunjukkan bahwa sebanyak 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan, baik dalam maupun luar provinsi, pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Secara detail, penggunaan mobil pribadi menjadi moda terbanyak, dengan angka sebesar 42,78% atau 51,12 juta orang. Moda transportasi berikutnya adalah sepeda motor dengan persentase 18,41% atau 22 juta orang, kemudian bus sebesar 8,17% atau 9,76 juta orang, mobil sewa sebesar 7,43% atau 8,87 juta orang, serta mobil travel sebesar 6,39% atau 7,64 juta orang.

Moda lain yang digunakan antara lain pesawat dengan persentase 3,57% atau 4,27 juta orang, kereta api jarak jauh sebesar 3,29% atau 3,94 juta orang, kapal penyeberangan sebesar 3,14% atau 3,75 juta orang, kapal laut sebesar 2,20% atau 2,62 juta orang, dan commuter line sebesar 1,93% atau 2,30 juta orang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan