Kemeriahan warga di CFD Depok: anak-anak bermain ular dan pedagang ramai

Antusiasme Warga Mengikuti Car Free Day di Depok


Pada awal tahun 2026, antusiasme warga Kota Depok terlihat sangat tinggi saat mengikuti Car Free Day (CFD) yang digelar di Jalan Margonda Raya pada hari Minggu (4/1) pagi. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan kini berubah menjadi ruang untuk berolahraga, bersantai, hingga menikmati berbagai hiburan.

Sejak pagi hari, warga sudah memadati jalur sepanjang Jalan Dahlia hingga lampu merah Juanda. Mereka datang membawa perlengkapan olahraga dan bersama anak-anak. Pemandangan ini sangat berbeda dari kebiasaan harian yang penuh dengan lalu lintas. Kini, jalan raya menjadi tempat yang nyaman untuk berjalan-jalan, berswafoto, atau bahkan melakukan senam bersama.


Tidak hanya sebagai ajang berolahraga, CFD Depok juga menjadi momen edukasi dan hiburan bagi warga. Para pecinta hewan memanfaatkan kesempatan ini untuk membawa hewan peliharaannya seperti sugar glider, ular, dan iguana. Hal ini memberikan kesempatan bagi warga, terutama anak-anak, untuk belajar tentang keberagaman hewan dan pentingnya menjaga lingkungan.


Selain itu, CFD Depok juga menawarkan beragam kuliner yang tersedia di sepanjang Jalan Dahlia hingga Juanda. Berbagai stand makanan mulai dari makanan ringan hingga makanan berat bisa ditemukan di sini. Ini membuat acara tersebut tidak hanya bermanfaat secara fisik tetapi juga menyenangkan secara gastronomi.


CFD Depok juga menarik perhatian warga dari luar kota. Misalnya, warga dari Jakarta Timur, seperti Ciracas, mengaku senang bisa mengikuti acara ini karena lokasinya lebih dekat dari rumah mereka. Dian, salah satu warga, mengungkapkan bahwa ia senang bisa berolahraga bersama suami dan anak, serta tidak perlu pergi jauh seperti ke Sudirman.

"Senang ya, bisa olahraga sama suami dan anak, deket juga. Kalau Sudirman jauh, ada yang deket gini ya bisa sering juga kita olahraganya," ujarnya.


Sementara itu, Zaid, warga Depok lainnya, mengatakan bahwa CFD Depok memiliki keunikan tersendiri. Ia berharap ke depan penataan CFD bisa lebih baik karena masih banyak kendaraan besar yang melintas.

"CFD Depok itu unik ya, karena biasanya saya CFD itu di Sudirman, nah kalau pesan mungkin lebih di tata aja karena dari tadi banyak bus (pemkot) yang lewat lalu-lalang," ujarnya.


Selama pelaksanaan CFD, polisi memberlakukan pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Pengalihan ini bertujuan agar warga dapat beraktivitas dengan aman tanpa gangguan dari kendaraan.

Momen dibukanya kembali jalan raya menjadi saat yang dinantikan oleh warga CFD di Depok. Setelah penutup jalan dibuka petugas, sejumlah pengendara motor yang sebelumnya menunggu di belakang barikade terlihat melaju beriringan layaknya pebalap motor. Hal ini menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat dalam mengikuti acara yang memberikan ruang bagi kehidupan sehari-hari yang lebih sehat dan harmonis.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan