Ringkasan Berita:
- Orang tua syok menemukan anak mereka 7 tahun sudah tak bernyawa di proyek perumahan
- Kenzo dilaporkan hilang sejak malam tahun baru
- Kesaksian warga mengungkap bahwa Kenzo bersama teman-temannya
nurulamin.proOrang tua Kenzo Alvaro begitu syok mendapati kematian tragis anaknya di malam tahun baru.
Malam tahun baru anaknya bermain bersama teman-teman, orang tua Kenzo Alvaro mendadak panik ketika keesokannya dan keesokannya lagi batang hidung anaknya tak ditemukan.
Keluarga lantas memastikan kecurigaan mereka dengan mencari di sekitar proyek perumahan.
Sebab menurut saksi warga sekitar, ada sekumpulan anak-anak yang berkeliaran di proyek tersebut ketika malam tahun baru.
Kronologi penemuan
Seorang bocah berusia tujuh tahun bernama Kenzo Alvaro yang sempat dilaporkan hilang pada Rabu (31/12/2025) lalu akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas tertimbun tanah perumahan, Kamis (1/1/2026) malam, seperti dikutip nurulamin.prodari laporan Tribun Medan, Sabtu (3/1/2026).
Jasad korban tertimbun tanah merah di area Tambun Nabolon, Kelurahan Tambun Timur, Kecamatan Siantar Martoba.
Kenzo yang dilaporkan orangtuanya telah hilang membuat warga turut berpartisipasi mencari keberadaan bocah malang tersebut.
Hingga akhirnya warga menaruh curiga di pertapakan area perumahan yang sedang dikerjakan.
Menurut warga setempat, area yang akan dibangun perumahan tersebut memang sebelum kejadian menjadi tempat main Kenzo Alvaro dan teman-teman seusianya.
“Jadi siang sebelum kejadian, anak-anak ini main di situ. Itu kan areanya ada pengerjaan perumahan. Dari tiga anak, dua pulang. Nah, korban lah yang nggak pulang,” singkat cerita dari warga sekitar.
“Jadi karena korban nggak pulang. Keluarga dan warga mencari keliling. Sampai akhirnya curiga di areal perumahan itu. Kalau nggak salah tanahnya milik pengusaha, Gabriel Pandiangan,” kata warga.
Atas pendampingan Polsek Siantar Martoba dan Camat Siantar Martoba pencarian korban dilakukan di titik gundukan tanah, hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Terkait kasus ini, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandy Riz Akbar mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan mulai dari pemeriksaan alat bukti dan pengambilan keterangan para saksi.
“Saat ini kita sedang penyelidikan ya,” kata Sandy kepada Tribun Medan, Jumat (2/1/2026).
Seorang bayi dibuang ibu kandung ke dalam sumur viral di media sosial.
Kasus terbongkar setelah ayah bayi tersebut melaporkan kehilangan anaknya ke pihak kepolisian.
Namun ternnata bayi tersebut dibuang oleh ibu kandungnya sendiri.
Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Bayi itu sengaja dibuang oleh ibu kandungnya, Ira Nirwana yang tak lain istri dari pelapor yakni Ledi Muksin.
Pasangan suami istri itu kini diamankan aparat Polres Lubuklinggau.
Keduanya diamankan terkait kasus penemuan jasad bayi di dalam sumur di Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Keduanya diamankan di Polres Lubuklinggau untuk mempermudah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Tujuan kedua orang tua bayi (korban) kita amankan untuk mempermudah penyelidikan dan saat ini sudah ditangani unit PPA," ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha melalui Kasat Reskrim AKP Hendrawan saat dikonfirmasi Tribun Sumsel, Minggu (17/3/2024), dikutip dari Sripoku.
Hendrawan mengaku pihaknya belum mengetahui motif pelaku membuang bayinya di dalam sumur.
"Motifnya belum tahu kita, apa dendam atau apa dapat bisikan, atau tekanan psikologi," ujarnya.
Hendrawan mengatakan yang menemukan bayi itu adalah keluarga dari korban dan kemudian baru dilaporkan ke Polres Lubuklinggau.
"Setelah penemuan itu kita langsung melakukan olah TKP dan kita akan melakukan pemanggilan saksi juga, untuk hasilnya setelah selesai akan kita lakukan pers rilis," tambahnya.
Sebelumnya, beredar video viral penemuan bayi yang meninggal dalam sumur di Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Bayi itu diduga dibuang orangtuanya.
Dalam video tersebut terlihat warga sedang mengangkat tubuh bayi dari dalam sumur terbungkus kain.
Setelah ditemukan oleh warga, bungkusan kain itu dibuka berisi sesosok bayi dalam keadaan sudah meninggal.
Setelah itu oleh warga bayi itu dimasukkan kain kafan untuk dibawa pulang.
Pengunggah video mengatakan bayi tersebut sempat hilang.
Namun keberadaannya kemudian terungkap berada di dalam sumur.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Sugito membenarkan penemuan bayi tersebut.
Kasusnya ditangani Polres Lubuklinggau.
"Bayi itu diduga berumur baru hitungan hari, ditemukan dalam sumur, sekarang sudah dikubur," ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi Tribun Sumsel, Sabtu (16/3/2024).
Sugito menyampaikan bayi malang itu ditemukan di sebuah sumur di wilayah Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.
"Kejadiannya itu pada hari Jumat (15/3/2024) kemarin jenis kelaminnya laki-laki," ujarnya.
Peristiwa itu bermula saat suami dari ibu bayi tersebut melapor ke Polsek karena anaknya hilang.
"Kemudian kita langsung melakukan penyelidikan ternyata bayi itu dibuang oleh istrinya di dalam sumur," ungkapnya.
Hasil interogasi sementara kepada ibunya kemarin penyebab ibunya membuang bayi itu karena mendapat bisikan.
Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Lubuklinggau.
"Pengakuannya saat diinterogasi karena disuruh (bisikan gaib)," ujarnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews nurulamin.pro
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar