
Jambore Kepala Desa Sulsel di Gowa: Silaturahmi dan Penguatan Kepemimpinan
Jambore Kepala Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, di Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, menjadi ajang penting bagi para Kepala Desa se-Sulsel. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.900 peserta, termasuk perwakilan dari Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi antar sesama Kepala Desa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar tentang kepemimpinan dan pengelolaan keuangan desa.
Kesempatan Belajar dan Berbagi Pengalaman
Salah satu peserta dari Kabupaten Sinjai, Sudirman, Kepala Desa Bonto, mengungkapkan bahwa jambore ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berharga. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para Kepala Desa untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas wawasan terkait tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pemimpin desa.
Selain itu, Muhlis, Kepala Desa Baru, menilai materi yang disampaikan dalam jambore sangat bermanfaat. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan langsung dalam pengelolaan desa masing-masing. Ia juga menyebutkan adanya beberapa lomba yang seru dan menarik, salah satunya adalah lomba masuk ke WC. Menurutnya, kegiatan tersebut menciptakan suasana yang penuh semangat dan interaktif.
Fasilitas yang Maksimal
Muhlis juga mengapresiasi fasilitas yang disediakan oleh penyelenggara. Ia menyatakan bahwa seluruh kebutuhan peserta terpenuhi dengan baik, mulai dari tempat tidur hingga makanan. Hal ini membuat peserta merasa nyaman dan fokus dalam mengikuti berbagai materi yang disampaikan.
Harapan Bupati Sinjai
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, berharap agar seluruh peserta jambore dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Ia menekankan pentingnya ilmu dan praktik baik yang diperoleh untuk diterapkan di desa masing-masing. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa para Kepala Desa harus menjadikan acara ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pembangunan di tingkat lokal.
Menurut Bupati, jambore ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun jejaring yang kuat antar Kepala Desa. Dengan demikian, kolaborasi dan kerja sama bisa terjalin lebih baik, sehingga dampak positifnya akan dirasakan oleh masyarakat desa.
Aktivitas yang Dinamis dan Interaktif
Selain materi yang bermanfaat, jambore ini juga menawarkan berbagai aktivitas yang dinamis dan interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan ilmu dari para narasumber, tetapi juga melibatkan diri dalam berbagai lomba dan kegiatan kelompok. Hal ini membantu mempererat ikatan antar peserta dan menciptakan suasana yang penuh keakraban.
Dalam acara ini, peserta juga memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai tantangan yang dihadapi dalam kepemimpinan desa. Dengan begitu, solusi dan inovasi baru bisa muncul dari diskusi tersebut.
Kesimpulan
Jambore Kepala Desa Sulsel di Gowa menjadi salah satu acara penting yang tidak hanya memberikan manfaat dalam hal pengetahuan, tetapi juga memperkuat hubungan antar Kepala Desa. Dengan adanya kesempatan seperti ini, diharapkan para pemimpin desa dapat lebih siap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat, kemajuan desa bisa tercapai secara bersama-sama.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar