Kepala Lapas Garut Sampaikan Refleksi dan Prestasi Kerja Tahun 2025

Kepala Lapas Garut Sampaikan Refleksi dan Prestasi Kerja Tahun 2025

Refleksi dan Capaian Kinerja Lapas Kelas IIA Garut Tahun 2025

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menggelar acara refleksi sekaligus penyampaian laporan capaian kinerja selama tahun 2025. Acara ini berlangsung di Café Integrasi Lapas Garut, Rabu (31/12/2025), dan dihadiri oleh sejumlah awak media serta jajaran pejabat struktural Lapas Garut.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat berbagai capaian yang telah dicapai sepanjang tahun, sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas atas penggunaan anggaran negara yang diamanahkan. Kepala Lapas Garut, Rusdedy, secara langsung memaparkan laporan kinerja tersebut. Acara juga diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pegawai berprestasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

Kontribusi Nyata PNBP ke Kas Negara

Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah peningkatan kinerja keuangan, khususnya pada sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sepanjang tahun 2025, Lapas Garut berhasil menyetorkan PNBP sebesar Rp61.102.928 ke Kas Negara. Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar 72,23 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp35.477.592.

PNBP tersebut berasal dari berbagai kegiatan usaha produktif yang dijalankan oleh warga binaan. Rusdedy mengungkapkan kebanggaannya karena meskipun berada di balik jeruji besi, warga binaan tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi negara.

Program Integrasi Warga Binaan

Di bidang pembinaan dan integrasi, Lapas Garut mencatat sejumlah capaian penting sepanjang 2025. Sebanyak 669 warga binaan menerima remisi keagamaan, 659 orang memperoleh remisi umum, 554 orang menerima remisi dasawarsa, serta 249 orang mendapatkan hak Pembebasan Bersyarat (PB). Selain itu, 40 warga binaan memperoleh hak Cuti Bersyarat (CB), satu orang mendapatkan hak CMB, 125 orang bebas murni, dan 36 warga binaan telah memiliki SK bebas PB dan CB untuk tahun 2026.

Jalankan 13 Program Akselerasi Menteri Imipas

Rusdedy juga menyampaikan bahwa Lapas Garut telah menjalankan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini bertujuan meningkatkan efektivitas layanan pemasyarakatan sekaligus memberantas praktik ilegal di lingkungan kementerian. “Program ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Rusdedy.

Pemberdayaan dan Pembinaan Warga Binaan

Sepanjang 2025, Lapas Garut berhasil memberikan pekerjaan kepada 368 warga binaan, atau sekitar 61 persen dari total penghuni. Selain itu, pembinaan kepribadian juga diberikan kepada 218 warga binaan sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

Raih Penghargaan Lapas Bersinar Bersih Narkoba

Komitmen Lapas Garut dalam pemberantasan narkoba membuahkan hasil. Sepanjang tahun 2025, kegiatan razia rutin dan insidentil dilaksanakan secara intensif, sehingga Lapas Garut meraih penghargaan “Lapas Bersinar Bersih Narkoba.” Tercatat sebanyak 71 kali razia rutin dan insidentil serta empat kali razia gabungan dilakukan. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 237 unit telepon genggam, 168 powerbank, 176 headset, dan 336 kabel data. Selain itu, dilakukan pula 12 kali tes urine terhadap 185 warga binaan dan enam kali terhadap pegawai.

Kembangkan UMKM Produktif

Lapas Garut juga mencatat keberhasilan dalam pembinaan UMKM warga binaan. Sejumlah kegiatan produktif yang dijalankan antara lain produksi coir shade yang melibatkan 200 warga binaan dan telah menembus pasar Eropa dengan total ekspor 8.500 unit sepanjang 2025. Selain itu, pembinaan UMKM juga meliputi produksi tahu, konveksi, roti, kopi sachet, batik tulis, jasa pangkas rambut, kantin Primkopasindo, hingga pengelolaan Café Integrasi Lapas Garut. Ke depan, Lapas Garut juga tengah menyiapkan pembangunan kandang ayam petelur, peternakan sapi pedaging berkapasitas 16 ekor, serta rumah pemotongan hewan.

Pembinaan Olahraga dan Program Pendukung Lainnya

Dalam mendukung kesehatan warga binaan dan pegawai, Lapas Garut menyediakan berbagai fasilitas olahraga, seperti tenis lapangan, futsal, bola voli, basket, bulu tangkis, tenis meja, dan catur. Selain itu, masih banyak capaian lain yang disampaikan, mulai dari dukungan terhadap program ketahanan pangan, pembangunan fasilitas ibadah, pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan, upaya mengatasi over capacity dan overcrowding, hingga kemitraan dengan media massa dalam rangka transparansi informasi kepada publik.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan