Kepedulian Ahmad Sahroni di Tengah Kesulitan Pribadi
Meski tengah menghadapi tantangan pribadi, seperti rumah yang dijarah oleh massa hingga akhirnya dinonaktifkan dari DPR RI, Ahmad Sahroni tetap menunjukkan sikap yang luar biasa. Ia memberikan bantuan secara pribadi kepada para korban bencana di Sumatera dengan jumlah fantastis, yaitu sebesar Rp 1 miliar. Sikap ini membuat banyak orang kagum akan kepedulian dan ketangguhannya di tengah situasi sulit.
Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memicu respons cepat dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Ahmad Sahroni, anggota DPR RI nonaktif yang juga ikut serta dalam aksi kemanusiaan. Meskipun rumahnya baru saja mengalami kerusakan parah, ia tidak ragu untuk turut serta dalam upaya membantu sesama.
ILUNI UI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) segera merespons situasi darurat ini dengan menggelar penggalangan dana di T-Space Bintaro pada Minggu, 7 Desember 2025. Acara ini mendapat perhatian besar, termasuk kehadiran Ahmad Sahroni. Ia hadir atas undangan panitia, yang telah meminta dirinya datang jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung.
Kehadiran Ahmad Sahroni disambut hangat oleh seluruh tamu undangan. Momen paling menarik terjadi saat ia berdiri di atas panggung untuk menyampaikan sambutan singkat. Dalam pidatonya, ia menceritakan bahwa undangan sudah diterima jauh sebelum acara berlangsung, yang disampaikan oleh dr. Tompi.
“Acara ini sudah disampaikan Tompi kepada saya sejak seminggu yang lalu. Katanya, jangan sampai saya tidak hadir,” ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian media dan tamu undangan. Saat itu juga, ia mengumumkan donasi pribadi yang sangat besar untuk korban bencana di Sumatera.
“Saya hadir di sini ingin berpartisipasi membantu. Dan saya mau menyumbang Rp1 miliar untuk saudara-saudara kita di Sumatera,” katanya.
Ucapan tersebut disambut dengan tepuk tangan riuh oleh seluruh peserta acara. 
Sikap Ahmad Sahroni ini membuat publik kagum akan kepedulian dan ketangguhannya di tengah kesulitan pribadi. Ia juga memberikan apresiasi kepada ILUNI UI yang berhasil menggerakkan banyak pihak dalam situasi darurat bencana.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang mengadakan acara penggalangan dana seperti ini,” tambahnya.
Ahmad Sahroni menekankan pentingnya empati dari masyarakat, mengingat ribuan korban masih kesulitan mendapatkan makanan, air bersih, dan jalur evakuasi. Ia berharap aksi kemanusiaan seperti ini bisa terus berlanjut.
Panitia penggalangan dana, Kadri Muhammad, mengumumkan bahwa total dana yang terkumpul malam itu melebihi ekspektasi. Jumlahnya mencapai Rp15,1 miliar, dan diprediksi akan bertambah lagi dalam putaran penggalangan berikutnya.
“Ini bukan sekadar membuat acara jarang jreng jrong (ramai), tetapi juga harus mendatangkan bukan hanya massa, melainkan para donatur,” tutupnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar