Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Kunci Keberkahan Iman kepada Allah SWT

Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Kunci Keberkahan Iman kepada Allah SWT

Materi Khutbah Jumat dengan Tema "Takwa kepada Allah SWT"

Khutbah Jumat merupakan salah satu rukun wajib dalam pelaksanaan salat Jumat. Tanpa khutbah, maka salat Jumat tidak dianggap sah. Sebelum memulai salat Jumat, para jemaah akan mendengarkan penyampaian khutbah yang berisi pesan-pesan keagamaan dan ajakan untuk meningkatkan ketakwaan serta melakukan amal kebaikan.

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الْمَلِكِ الْعَظِيمِ الَّذِي يَحْكُمُ بِالْحَقِّ وَيَقْضِي بِالْعَدْلِ وَيَهْدِى النَّاسِ إِلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيمِ , أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ إِلَى يَوْمِ الدِّينَ. أَمَّا بَعْدُ فَيَاعِبَادَ اللَّهَ أَوْصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الكَرِيمِ. أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Arab latin: Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin almalikil 'adhiimil ladzii wahkumu bilhaqqi wa yaqdhii bil'adli wayahdin-naasi ilashirathal mustaqiim
Asyhadu ala ilaaha illallah wahdahulaa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu, allahumma shalli wa sallim wa baarik 'ala nabiyyinaa muhammadin wa 'ala alihi wa ashaabihi wa man tabi'ahum ila yaumiddiin
Amma ba'du fayaa'ibaadallahu uushiikum wa iyyaaya bi takwaallahi wa thaa'atihi la'allakum tuflihuun. Qaalallahu ta'alaa filquranil kariim. A'uudzubillahi minasyaithanirrajiim: yaa ayyuhalladziina amanu-taqullaha haqqa tuqaatihi walaa tamuutunna illa wa antum muslimuun.

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Penguasa Alam Semesta, Raja Agung, yang memerintah dengan kebenaran, mengambil keputusan dengan adil, dan membimbing manusia ke jalan yang lurus."
"Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Tuhan saja, dan saya bersaksilah bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Ya Allah, berkahilah dan limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad SAW dan kepada keluarga serta sahabat-sahabatnya serta orang-orang yang bertaubat, atas mereka sampai hari kiamat."
Adapun yang berikut ini:
"Wahai hamba-hamba Allah, aku berpesan kepadamu dan aku untuk bertakwa dan mentaati-Nya, agar kamu berhasil. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an. Aku berlindung kepada Allah dari setan Yang Maha Penyayang: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebagaimana yang patut ditakuti, dan janganlah kamu mati kecuali sebagai orang Islam."

Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Allah adalah Pencipta dan Pengatur alam semesta. Dialah yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk. Manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya sebagaimana firman-Nya:
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Manfaat ibadah adalah untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Firman Allah:
"Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 21)

Para sahabat Rasul sangat memperhatikan makna takwa. Dikisahkan bahwa Umar bin Khathab bertanya kepada Ubay bin Ka'ab tentang arti takwa. Ubay menjawab, "Pernahkah engkau berjalan di jalan yang penuh duri?" Umar menjawab, "Ya, aku berjalan dengan hati-hati." Ubay berkata, "Itulah takwa."
Takwa berarti berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam dosa, menjauhi kemusyrikan, dan senantiasa menjalankan perintah Allah dengan penuh kerendahan hati.

Ciri-ciri Orang Bertakwa

  • Menginfakkan harta di jalan Allah baik di waktu lapang maupun sempit.
  • Mampu menahan amarah.
  • Memaafkan kesalahan orang lain.
  • Segera bertaubat setelah melakukan kesalahan.
  • Tidak mengulangi perbuatan dosanya.

Sebagaimana firman Allah:
"Bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali Imran: 133-135)

Buah dari takwa sangat besar, di antaranya: * Diberi kemampuan membedakan yang benar dan salah (Al-Furqan), serta diampuni dosanya. (QS. Al-Anfal: 29) * Diberi jalan keluar dari kesulitan, rezeki tak terduga, dan kemudahan urusan. (QS. At-Thalaq: 2-4) * Amal baiknya diterima oleh Allah. (QS. Al-Maidah: 27) * Dimasukkan ke dalam surga dan hidup dalam keridaan Allah. (QS. Ali Imran: 15)

Kesimpulannya, dengan takwa kepada Allah, kemuliaan hidup akan tercapai. Kebaikan dunia dapat diraih, dan kebahagiaan akhirat akan dinikmati selamanya.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلَّهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بعدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ
أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ
اللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan