Kirim kode di media sosial, penggemar prediksi Cadillac rekrut Zhou Guanyu

Cadillac Mengungkapkan Kehadiran di Formula 1 dengan Pesan Rahasia

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Cadillac membagikan foto close-up mata kucing dengan tulisan "Refleksi masa depan." Di bagian kiri bawah mata kucing terdapat angka 24 yang ditemani logo Cadillac. Di bagian bawah foto, tertulis tanggal 5 Januari dalam warna putih.

Pengumuman ini menandai awal dari kehadiran Cadillac di ajang Formula 1 sebagai tim ke-11 yang akan berlaga pada 2026. Tim ini akan diperkuat oleh dua pembalap ternama, yaitu mantan pembalap Red Bull, Sergio Perez, dan mantan pembalap Mercedes, Valtteri Bottas. Mereka akan menjadi pengemudi utama untuk tim tersebut. Sementara itu, Colton Herta, seorang mantan pembalap IndyCar, akan menjadi pembalap cadangan sekaligus pindah ke Formula 2.

Tidak mengherankan jika unggahan samar-samar ini langsung mencuri perhatian para penggemar. Angka 24 dan waktu 5 Januari telah memicu spekulasi bahwa Cadillac mungkin akan mengontrak Zhou Guanyu dalam beberapa kapasitas, termasuk sebagai pembalap cadangan. Pembalap asal Tiongkok ini sebelumnya pernah menjadi cadangan untuk Ferrari pada 2025. Tim asal Maranello tersebut baru saja mengumumkan bahwa mereka telah berpisah dengan pembalap yang menggunakan nomor 24.

Beberapa penggemar memberikan komentar seperti, "Zhou sebagai pembalap ketiga?" sementara yang lain menambahkan, "Mata Sweetcorn," merujuk pada kucing Zhou yang bernama Sweetcorn. Para penggemar harus menunggu hingga 5 Januari untuk melihat apakah tebakan mereka benar.

Pengumuman resmi tentang kehadiran Cadillac di Formula 1 akan dilakukan sebelum peluncuran livery tim. Peluncuran ini akan dilakukan dalam sebuah iklan TV selama Super Bowl pada 8 Februari.

"Super Bowl adalah salah satu momen langka dalam budaya Amerika di mana olahraga, hiburan, dan cerita menjadi satu," kata Dan Towriss, bos Cadillac F1, tentang acara tersebut. Ia menambahkan, "Ini memberi kami kesempatan untuk memperkenalkan Tim Formula 1 Cadillac di atas panggung yang mencerminkan siapa kami. Kami bangga dengan warisan Amerika kami dan ingin tampil dengan cara yang terasa berani, inovatif, dan khas kami."

"Ini baru permulaan, tapi ini adalah momen yang sangat saya banggakan."

Verstappen Masih Berkomunikasi dengan Horner

FIA Akui Ada yang Terlewat dalam Regulasi F1 Sebelumnya

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan