Kisah menyentuh Julia, mahasiswi UMP asal Aceh, yang kehilangan ayah akibat tsunami dan kini terdamp

Kisah menyentuh Julia, mahasiswi UMP asal Aceh, yang kehilangan ayah akibat tsunami dan kini terdampak banjir

Kebijakan Kampus UMP untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) telah mengambil langkah penting dalam mendukung mahasiswa yang terdampak bencana alam. Kebijakan ini mencakup pembebasan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama dua semester dan penyediaan makan gratis tiga kali sehari di samara cafe and eatery milik kampus.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan kebijakan tersebut dalam acara Sambung Rasa Mas Rektor dan Mahasiswa UMP di Lobi Kantor Pusat UMP pada Jumat (12/12). Ia menekankan komitmen kampus untuk memberikan bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang keluarganya terdampak bencana.

"Kita berikthiar supaya mahasiswa Aceh, Sumut dan Sumbar yang menjadi korban bencana dalam menjalani masa perkuliahan tidak terlalu terdampak," ujar Rektor saat menghadiri pameran dan lelang lukisan untuk donasi korban bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Pembebasan SPP dan Makan Gratis

Kebijakan UMP mencakup pembebasan SPP selama dua semester bagi mahasiswa yang mengalami kendala finansial akibat bencana alam. Selain itu, pihak kampus juga menyediakan makan gratis tiga kali sehari di samara cafe and eatery milik UMP bagi mahasiswa yang kesulitan memperoleh kiriman uang dari keluarga atau orang tua.

"Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian, simpati, dan empati UMP terhadap mahasiswa yang terdampak bencana alam di sumatera. Ada delapan mahasiswa dari Aceh dan Sumatera Utara yang kami pastikan mendapat perhatian penuh, sementara baru delapan orang yang terdeteksi," jelas Rektor.

Pengalaman Mahasiswa Terdampak

Salah satu mahasiswi, Julia Mawaddah dari Prodi Sastra Inggris, mengaku kesulitan menghubungi orang tuanya di Aceh Barat karena listrik dan internet terputus. Hal ini membuatnya tidak bisa meminta kiriman uang untuk biaya hidup di Purwokerto.

Menurut dia, biaya kuliahnya selama ini ditopang dari hasil kebun keluarga, namun bencana yang merusak tanaman membuat orang tua khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan kuliah.

"Ibu saya seorang petani, ayah saya sudah meninggal saat tsunami Aceh. Jadi ini berat sekali bagi saya," jelasnya.

Rasa Terima Kasih dari Mahasiswa

Sementara itu, mahasiswi asal Sumatera Utara, Aulia Febi, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian kampus kepada mereka yang berasal dari daerah terdampak bencana. Mahasiswi Fakultas Pertanian itu mengatakan keluarganya terdampak langsung bencana, sehingga mempengaruui kondisi finansial dan psikologis.

"Terima kasih banyak kepada Bapak Rektor, dan seluruh pimpinan yang sudah peduli kepada kami. Solidaritas teman-teman yang menggalang dana turut membantu kami melewati masa sulit ini," ungkapnya.

Peran Kampus dalam Mendukung Mahasiswa

UMP tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan dukungan psikologis dan sosial bagi mahasiswa yang terdampak bencana. Kebijakan ini menunjukkan komitmen kampus dalam menjaga kesejahteraan mahasiswa, terlepas dari latar belakang mereka.

Dengan adanya kebijakan ini, UMP menjadi contoh nyata dari lembaga pendidikan yang peduli terhadap mahasiswa yang sedang menghadapi tantangan eksternal seperti bencana alam.

Tindakan Lanjutan dan Dukungan Komunitas

Selain kebijakan internal, UMP juga aktif dalam menggalang dana melalui berbagai kegiatan seperti pameran dan lelang lukisan. Hal ini menunjukkan bahwa kampus tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga melibatkan seluruh komunitas dalam upaya membantu mahasiswa yang terdampak.

Tidak hanya itu, mahasiswa sendiri juga berperan dalam mendukung sesama melalui aksi solidaritas dan penggalangan dana. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian saling mendukung adalah bagian penting dari budaya kampus UMP.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan