
nurulamin.pro
, MANADO - Kepala Panti Werdha Yayasan Persaudaraan Kristen Damai (YPKD) Ranomuut, Manado, Sulawesi Utara, Olva Sumual menceritakan bagaimana proses bantuan yang diberikan oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Energi, Hashim Djojohadikusumo, berjalan.
Menurut dia, adik kandung Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan kemanusiaan secara pribadi sebesar Rp250 juta tanpa melalui dana negara. Awalnya, Olva mengaku dihubungi langsung oleh staf Hashim yang menanyakan mekanisme penyaluran bantuan pasca Panti Werdha Damai mengalami musibah kebakaran pada Minggu, 28 Desember 2025.
“Saya dihubungi seorang staf Bapak Hashim. Beliau langsung menanyakan nomor rekening panti untuk mengirimkan bantuan, dan segera kami berikan,” kata Olva kepada wartawan Rabu (31/12/2025).
Menurut dia, bantuan yang diberikan Hashim tersebut awalnya direncanakan untuk membantu biaya pemakaman para lansia yang menjadi korban dalam musibah kebakaran. Namun, kata dia, Pemerintah Kota Manado atas instruksi Wali Kota Andrei Angouw telah menanggung seluruh biaya pemakaman, sehingga peruntukkan dana tersebut dialihkan.
Setelah berkoordinasi dengan pihak Hashim, lanjut Olva, disepakati bahwa dana Rp250 juta yang disumbangkan itu akan dialokasikan sepenuhnya untuk membantu pembangunan kembali gedung panti yang habis dilahap si jago merah.
“Kami sudah komunikasikan kepada staf Bapak Hashim, dan beliau setuju dana tersebut digunakan untuk membantu pembangunan kembali panti dan yang sangat salut prosesnya begitu cepat dan seketika atau disaat saat genting dananya langsung disalurkan ke rekening yayasan saat itu juga atau kira kira beberapa menit kemudian,” ujarnya.
Selain itu, Olva mengungkapkan bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus. Penyerahan bantuan senilai Rp250 juta dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay. Kata dia, dana tersebut digunakan untuk mendukung pemulihan Panti Werdha.
Untuk itu, Olva menegaskan seluruh bantuan yang masuk dari para donatur akan dikelola secara transparan melalui rekening resmi Panti Werdha Damai Ranomuut. Hal ini dilakukan untuk menjaga amanah dari para donatur yang telah peduli terhadap nasib para lansia.
“Terima kasih kepada Pemprov Sulut dan Pemkot Manado, serta yang utama Bapak Hashim atas empati dan bantuan yang diberikan kepada Panti Werdha. Tuhan memberkati semua yang sudah tulus membantu,” ucap Olva.
Saat ini, pihak yayasan telah menyewa sebuah rumah sementara sembari menunggu proses pembangunan gedung panti rampung untuk menjadi hunian bagi para lansia. Sehingga, mereka tetap mendapatkan perawatan dan tempat tinggal yang layak.
- Berikut beberapa poin penting terkait bantuan yang diterima:
- Bantuan dari Hashim Djojohadikusumo sebesar Rp250 juta diberikan secara pribadi tanpa menggunakan dana negara.
- Dana tersebut awalnya ditujukan untuk biaya pemakaman, namun dialihkan karena Pemkot Manado menanggung biaya tersebut.
- Setelah koordinasi, dana digunakan untuk pembangunan kembali gedung panti.
- Proses penyaluran bantuan sangat cepat dan langsung disalurkan ke rekening yayasan.
- Bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
- Semua dana dikelola secara transparan melalui rekening resmi yayasan.
- Saat ini, panti menggunakan rumah sementara hingga pembangunan selesai.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar