Kisah warga tentang jasad perempuan ditemukan di saluran air Rawalumbu Bekasi

Kisah warga tentang jasad perempuan ditemukan di saluran air Rawalumbu Bekasi

Penemuan Jasad Perempuan di Rawalumbu, Bekasi


Sejumlah warga di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi digegerkan dengan penemuan satu jasad perempuan pada hari Sabtu (3/1/2026). Kejadian ini terjadi di saluran air, Jalan Caringin RT 10 RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, sekira pukul 05.30 WIB.

Warga sekitar lokasi kejadian, Andi (40) mengatakan bahwa identitas jasad tersebut belum diketahui hingga saat ini. Namun, dipastikan jasad yang ditemukan bukanlah warga setempat. "Dipastikan bukan warga sekitar, tidak ada yang kenal soalnya, tapi kira-kira perempuan usia 50 tahun itu," kata Andi di lokasi, Sabtu (3/12/2025).

Andi menjelaskan bahwa dugaan warga termasuk dirinya, perempuan itu sebelum meninggal dunia tengah berjalan kaki di sekitar lokasi. Tujuan berjalan kaki itu diduga kembali tengah menuju ke tempat kerja. "Itu perempuan nawa nasi, tempat minum, seperti orang mau berangkat kerja gitu, dia pakai tas, diduga jalan kaki soalnya tidak ada motor di lokasi, bekas-bekas tabrakan apa tida ada. Hanya ada jasad di situ aja," jelasnya.

Kronologi Ditemukan

Andi memaparkan penemuan jasad itu bermula ketika ia tengah berjalan dan melihat adanya keramaian warga di sekitar lokasi. Ia yang penasaran langsung menghampiri untuk mengetahuinya. Sesampainya di lokasi kejadian, petugas kepolisian tengah berupaya melakukan evakuasi terhadap jasad tersebut.

Polisi rampung melakukan evakuasi jasad sekira pukul 08.00 WIB ke RSUD Kota Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Awalnya orang-orang pada teriak-teriak kan ya ada orang gitu, tapi posisinya kaki aja kelihatan, bagian kepala jasad di bawah, terus polisi datang langsung evakuasi," paparnya.

Kondisi Jasad Saat Dievakuasi

Andi menegaskan tidak mengetahui secara pasti kondisi tubuh jasad usai dievakuasi. Namun kondisi awal ketika dievakuasi, jasad tersebut nampak mengenakan pakaian lengkap, seperti baju dan celana berwarna hitam, serta sandal. "Kalau ada luka ditubuh atau serupanya saya tidak tahu, itu polisi yang paham, tapi kondisinya pakai baju, celana, dan sandal," pungkasnya.


Hingga berita ini ditulis, Tribun Bekasi tengah berupaya mengkonfirmasi pemberitaan ke pihak Kepolisian. Masyarakat di sekitar lokasi masih memperhatikan perkembangan kasus ini, sementara pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas jasad dan penyebab kematian perempuan tersebut.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan