KJRI CUP 2025: Kekompakan Mahasiswa Indonesia di Turki

KJRI CUP 2025: Pertemuan Olahraga dan Budaya Mahasiswa Diaspora Indonesia di Turki

KJRI CUP 2025 yang berlangsung di Bursa, Turki, menjadi ajang penting bagi mahasiswa diaspora Indonesia dari lima kota di kawasan Marmara. Acara ini menghadirkan kompetisi olahraga serta rangkaian kegiatan budaya dengan tema utama Sport & Culture Harmony. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga simbol persatuan, diplomasi budaya, dan sportivitas yang memperkuat hubungan antar pelajar Indonesia dengan komunitas Indonesia-Turki.

Acara dimulai pada hari Sabtu (6/12/2025) di Grs Spor Fabrikas1, Kota Bursa. Pembukaan berjalan meriah dan tertib, dengan hadirnya Konsul Jenderal RI Istanbul, Darianto Harsono, beserta Ida Darianto. Selain itu, beberapa pejabat daerah turut memberikan dukungan, seperti Wali Kota Grs Mustafa I_1k, perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga Turki (Genlik ve Spor Bakanl11) Erzen akmak, Melhepe 0le Vekili Mu_a Demir, serta perwakilan AK Parti 0le Vekili dan AK Parti Genlik Kollar1 Ba_kan1.

KJRI CUP 2025 dipimpin oleh Muhammad Fauzurrahman, mahasiswa Hubungan Internasional dari Uluda niversitesi, selaku Ketua Panitia. Acara dibuka dengan penyambutan peserta serta pengingat untuk menjaga ketertiban, sesuai pesan yang disampaikan dalam pra-acara.

Suasana semakin hidup dengan Parade Atlet yang menghadirkan kontingen dari PPI Band1rma, PPI Istanbul, PPI Sakarya, PPI K1rklareli, dan PPI Bursa sebagai tuan rumah. Setiap kontingen menampilkan identitas daerahnya, mencerminkan keberagaman namun tetap menjunjung persatuan mahasiswa Indonesia di Turki.

Tahun ini, KJRI CUP mempertandingkan dua cabang olahraga: Badminton Ganda dan Mini Soccer, sekaligus menyisipkan unsur budaya Indonesia-Turki sesuai tema besar Sport & Culture Harmony. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh dinamika sejak awal kompetisi.

Di sektor badminton putri, PPI K1rklareli tampil dominan dan meraih juara pertama, sementara PPI Band1rma berada di posisi kedua, dan PPI Sakarya menyusul di peringkat ketiga setelah persaingan sengit. Di kelompok badminton putra, PPI Bursa sebagai tuan rumah berhasil memenuhi ekspektasi dengan permainan solid hingga mengamankan gelar juara, diikuti PPI Band1rma sebagai runner-up, dan PPI Sakarya yang kembali menempatkan diri di posisi ketiga.

Pada cabang Mini Soccer, pertandingan menjadi pusat perhatian penonton. PPI Bursa berhasil menguasai jalannya kompetisi dan keluar sebagai juara pertama. PPI K1rklareli meraih posisi kedua berkat strategi permainan yang rapi, sementara PPI Sakarya kembali menunjukkan konsistensi mereka dengan mengisi peringkat ketiga.

Penghargaan individu turut mewarnai kemeriahan acara. Fahmi Faqih Montoya dari PPI Bursa dinobatkan sebagai MVP Mini Soccer setelah mencetak 7 gol, sementara ketangguhan Ghazi Abdurrahman dari PPI K1rklareli di bawah mistar membawanya menjadi Best Goalkeeper.

Deretan prestasi ini mencerminkan kualitas dan potensi pelajar Indonesia di Turki yang terus berkembang. KJRI CUP 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol sinergi budaya dan diplomasi masyarakat, mempererat relasi antarpelajar Indonesia serta hubungan komunitas Indonesia-Turki. Nilai sportivitas, harmoni budaya, dan persahabatan menjadi jiwa dari keseluruhan penyelenggaraan.

Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang mendukung kelancaran kompetisi tahun ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan